Tahun Ini, Nilai Ekspor Indonesia ke Tiongkok Meningkat 30 Persen

19
Dubes RI untuk RRT merangkap Mongolia alumnus UGM ini berujar, penetrasi pasar baru sekaligus penguatan brand image menjadi dua target yang sukses tercapai dalam partisipasi Indonesia di ajang pameran CFDF tahun ini. Foto: KBRI Beijing
Dubes RI untuk RRT merangkap Mongolia alumnus UGM ini berujar, penetrasi pasar baru sekaligus penguatan brand image menjadi dua target yang sukses tercapai dalam partisipasi Indonesia di ajang pameran CFDF tahun ini. Foto: KBRI Beijing

KAGAMA.CO, BEIJING – Setelah absen satu tahun karena pandemi Covid-19, Indonesia kembali beraksi pada 104th China Foods and Drinks Fair (CFDF) di Chengdu, Sichuan tanggal 7-9 April 2021.

Penetrasi pasar baru sekaligus penguatan brand image menjadi dua target yang sukses tercapai dalam partisipasi Indonesia di ajang pameran CFDF tahun ini.

Kepada Kagama, Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun mengatakan, partisipasi Indonesia pada ajang pameran 104th CFDF membuahkan hasil yang cukup menggembirakan.

“Nilai transaksi yang dibukukan tercatat sebesar Rp.405,9 juta rupiah pada penjualan langsung (Business to Customers).”

“Dan potensi turn-over dalam satu tahun sebesar lebih dari 27,3 miliar rupiah (Business to Business),” ujar alumnus Fakultas Ekonomi UGM ini.

Dubes RI untuk RRT merangkap Mongolia alumnus UGM ini berujar, penetrasi pasar baru sekaligus penguatan brand image menjadi dua target yang sukses tercapai dalam partisipasi Indonesia di ajang pameran CFDF tahun ini. Foto: KBRI Beijing
Dubes RI untuk RRT merangkap Mongolia alumnus UGM ini berujar, penetrasi pasar baru sekaligus penguatan brand image menjadi dua target yang sukses tercapai dalam partisipasi Indonesia di ajang pameran CFDF tahun ini. Foto: KBRI Beijing

Baca juga: PP Kagama Bekali Alumni Milenial dengan Personal Branding

Pameran yang berlangsung di selatan Kota Panda ini memiliki luas total 210.000 meter persegi dengan 4000 booth.

Paviliun Indonesia berdiri di atas area seluas 162m2, berlokasi tepat di jalur utama Hall 3, International Exhibition Center of Western China International Expo City.

Sehingga berkat lokasi ini dapat menarik banyak sekali pendatang pameran termasuk awak media Tiongkok yang berkunjung untuk melakukan liputan khusus.

“Merujuk pada data Kepabeanan Tiongkok, total bilateral trade Indonesia dengan Tiongkok periode Januari sampai Februari 2021 mencapai USD15,8 miliar.”

“Meningkat sebesar 41.6 persen, dibandingkan total perdagangan kita tahun lalu dalam periode yang sama,” jelas Dubes Djauhari.

Baca juga: Kunci Sukses Budidaya Ayam Kampung Menurut Pakar UGM