Agus Punya Peluang Besar untuk Berkembang Berkat Berkarier sebagai Dokter Militer

518
Agus berharap ada alumnus FK-KMK UGM yang mau berkarier sebagai dokter militer, sehingga bisa menjadi generasi penerus untuk pengembangan rumah sakit militer ke depannya. Foto: Ist
Agus berharap ada alumnus FK-KMK UGM yang mau berkarier sebagai dokter militer, sehingga bisa menjadi generasi penerus untuk pengembangan rumah sakit militer ke depannya. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Lulusan Fakultas Kedokteran berkarier sebagai pegawai negeri merupakan hal yang biasa terjadi di era tahun 1980-an.

Jejak karier yang sama juga diikuti oleh Brigjen TNI Dr. dr. Agus Yunianto, Sp.BS.

Lulus dari Fakultas Kedokteran UGM pada 1989, Agus lantas ditempatkan di sebuah Puskesmas di Sumatera Selatan.

“Namun, karena negara membutuhkan, saya kemudian dipanggil untuk ditugaskan, istilahnya wajib militer,” jelasnya.

Pengalaman karier Agus tersebut dia sampaikan dalam acara diskusi Alumni Berbagi, bertajuk Memilih Karier Dokter Militer, PPDS Kedokteran Okupasi, dan Ilmu Kedokteran Fisik Rehabilitasi, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Alumni Psikologi UGM Angkatan ’83 Luncurkan Buku Perjalanan Hidup Satu Angkatan

Berkarier sebagai dokter militer diakui Agus bukanlah passion-nya.

Ketika itu pria yang saat ini bekerja sebagai Dokter Spesialis Bedah Syaraf RSPAD Gatot Soebroto ini, sempat bingung dengan keputusannya.

Sementara itu, utusan tentara beberapa kali mendatangi keluarganya di Jogja yang menanyakan Agus.

Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya Agus memberanikan diri untuk menerima tawaran ini.

Pria kelahiran 1965 itu, yakin negara akan memberikan tugas sesuai dengan kemampuan dan latar belakang pendidikannya.

Baca juga: Rumah Dahor yang Kaya Sejarah Ini Jadi Latar Video Nitilaku KAGAMA Balikpapan