Minggu, 16 Juni 2024 | 18:43 WIB

Garam Bisa Jadi Alternatif Murah untuk Baterai Kendaraan Listrik

KAGAMA.CO, JAKARTA – Salah satu material yang terbilang mahal dari kendaraan listrik bertenaga baterai adalah baterai lithium ion.

Sudah bukan rahasia umum jika harga baterai lithium ion masih terbilang mahal.

Jika di-breakdown seluruhnya maka harga baterai kendaraan listrik ini bisa mencapai 60 persen dari harga kendaraan itu sendiri.

Namun, tak lama lagi hal tersebut bakal teratasi jika kendaraan listrik bertenaga baterai telah menggunakan baterai garam.

Baca juga: Modifikasi Sepeda Motor Listrik, Selis Agats Bisa untuk Patroli

Baterai garam? Ya, baterai garam bisa jadi solusi untuk membuat produk kendaraan listrik bertenaga baterai jadi lebih murah.

Baterai garam biasa disebut sebagai baterai sodium atau baterai natrium merupakan jenis baterai isi ulang yang menggunakan ion sodium atau na+ sebagai pembawa muatannya.

Seperti dikutip dari kanal YouTube Builder ID – Ade Bagus Kusuma, prinsip kerja dan konstruksi sel baterai garam hampir sama dengan jenis baterai lithium.

Baterai garam bisa menjadi alternatif potensial untuk teknologi baterai yang berbasis lithium karena biaya garam atau sodium yang lebih murah dan ketersediaannya yang sangat melimpah.

Baca juga: SELIS Gandeng Hyundai Kefico untuk Konversi Motor Konvensional ke Motor Listrik

Penggunaan baterai garam bisa mencegah kerusakan lingkungan atau ramah lingkungan.

Baterai garam atau natrium memiliki kecenderungan bobot yang lebih besar sehingga kemungkinan lebih layak untuk sistem penyimpanan energi stasioner di mana berat dan volume tidak penting.


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA