Rektor UGM Kunjungi Mahasiswa KKN di Samosir

79
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG (K), Ph.D., (topi hitam) melakukan kunjungan ke lokasi Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Foto: Firsto
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG (K), Ph.D., (topi hitam) melakukan kunjungan ke lokasi Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Foto: Firsto

KAGAMA.CO, SAMOSIR – Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG (K), Ph.D., melakukan kunjungan ke lokasi Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, bersama dengan jajaran pimpinan universitas dan rekan media, Kamis (4/8/2022).

Turut hadir dalam acara ini, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dan Koordinator Staf Khusus Presiden RI sekaligus Sekjen PP Kagama Ari Dwipayana.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan dan melihat secara langsung implementasi program KKN yang dijalankan di Kabupaten Samosir.

Pada tahun 2022 ini UGM menerjunkan sebanyak 90 mahasiswa yang tersebar di tiga unit KKN-PPM di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara yaitu Kecamatan Harian, Kecamatan Sianjur Mula Mula, dan Kecamatan Pangururan.

Baca juga: UGM dan Pemkab Samosir Pererat Kerja Sama

Tim KKN UGM ini merancang sejumlah program untuk meningkatkan kualitas sumber daya Manusia (SDM) masyarakat dengan mengoptimalkan potensi agrowisata dan ekowisata melalui bidang pendidikan, kesehatan, sosial budaya dan peternakan yang berbasis ekonomi kreatif.

Rektor UGM, Prof .dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., SpOG(K),Ph.D., menyampaikan Kabupaten Samosir memiliki banyak potensi alam yang dapat dieksplorasi dan dimanfaatkan untuk pengembangan agrowisata dan ekowisata.

Namun pemahaman masyarakat di daerah tersebut dalam mengelola potensi yang dimiliki masih perlu ditingkatkan.

Rektor mengatakan selain potensi Danau Toba, kualitas kopi Samosir telah mendapat pengakuan excellent dengan skor di atas 85 dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember.

Baca juga: KKN UGM Bantu Pengembangan Inovasi Produk Kopi Samosir

Ini karena kopi Samosir ditanam di atas ketinggian 1450 mdpl pada lahan bekas letusan gunung berapi.

“Kondisi Geografis ini memberikan keuntungan tersendiri bagi para petani kopi,” katanya saat mengunjungi mahasiswa KKN di halaman kantor Kecematan Harian, Kabupaten Samosir.