Perubahan Perilaku Masyarakat Kunci Utama Pengendalian Penyakit Tular Vektor

72
Guru Besar Ilmu Parasitologi FKKMK Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc., Ph.D., menjelaskan, pengendalian vektor dapat dilakukan dengan pengelolaan lingkungan secara fisik atau mekanis, serta perubahan perilaku masyarakat dengan mempertahankan dan mengembangkan kearifan lokal. Foto: Firsto
Guru Besar Ilmu Parasitologi FKKMK Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc., Ph.D., menjelaskan, pengendalian vektor dapat dilakukan dengan pengelolaan lingkungan secara fisik atau mekanis, serta perubahan perilaku masyarakat dengan mempertahankan dan mengembangkan kearifan lokal. Foto: Firsto

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Peningkatan laju urbanisasi dan pesatnya globalisasi, termasuk perjalanan dan perdagangan internasional, menyebabkan area transmisi sebagian besar penyakit parasit kian meluas.

Guru Besar Ilmu Parasitologi Guru Besar Ilmu Parasitologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc., Ph.D., menjelaskan penyakit parasit merupakan jenis penyakit yang mendominasi kelompok Neglected Tropical Diseases (NTDs), di mana kelompok penyakit yang menginfeksi populasi dengan sanitasi buruk dan kondisi sosioekonomi rendah, terutama di negara-negara tropis.

Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc., Ph.D., menjelaskan penyakit parasit merupakan jenis penyakit yang mendominasi kelompok Neglected Tropical Diseases (NTDs), di mana kelompok penyakit yang menginfeksi populasi dengan sanitasi buruk dan kondisi sosioekonomi rendah, terutama di negara-negara tropis.

Dari kajian para peneliti diketahui ada perubahan pola distribusi penyakit parasit seiring dengan munculnya perubahan iklim dan adaptasi perilaku manusia.

Utamanya, terjadi pada penyakit parasit yang ditularkan melalui gigitan artropoda sebagai vektor.

Baca juga: Dua Peneliti UGM Terpilih dalam Program Kepemimpinan Ilmuwan Kelas Dunia

“Perpindahan manusia merupakan faktor kunci dalam transmisi penyakit tular vektor,”tuturnya, Kamis (30/6/2022), saat menyampaikan pidato pengukuhan dalam jabatan Guru Besar Ilmu Parasitologi FKKMK UGM di Balai Senat UGM.

Tri Baskoro mengatakan dalam perpindahan tersebut tidak hanya manusia yang dapat berperan sebagai reservoir penyakit, tetapi proses perpindahan manusia juga dapat turut membawa serta vektor penyakit ke lingkungan baru.

Dalam beberapa tahun terakhir telah muncul diskusi mengenai spesies nyamuk invasif yang menjadi salah satu ancaman kesehatan global.