Kamis, 20 Juni 2024 | 19:55 WIB

Strategi Bisnis dan Diversifikasi Produk Olahan Daging

Mono Too Many

Poinnya adalah bagaimana satu makanan itu dapat dikembangkan menjadi banyak makanan atau dari mono menjadi multi, atau juga biasa ada yang menyebut dari mono too many.

“Diversifikasi adalah mengembangkan dari yang mono to many.”

“Keseluruhan tujuan dari diversifikasi makanan ujung pangkalnya adalah ketahanan pangan, artinya apabila diversifikasi tercapai, setiap daerah punya ketahanan pangan masing-masing, akhirnya akan ber-impact pada ketahanan pangan nasional,” tutur Endy Triyannanto.

Sementara Hafidh Shofwan Maajid selaku praktisi yang memiliki usaha produk olahan pangan daging menjelaskan beberapa strategi dan kiat-kiat dalam mengembangkan usaha di olahan pangan daging.

Baca juga: Kagama Pemalang Kolaborasi dengan Bappeda Entaskan Kemiskinan di Kabupaten Pemalang

GoldFood berdiri ketika awal pandemi Covid-19 pada awal Mei 2020.

Komoditi usahanya adalah daging sapi dan ayam. Gold Food fokus pada penjualan produk daging slice, yaitu yang sudah dipotong menggunakan alat slice secara tipis dengan ukuran 2 5 mm, umumnya dari bagian paha, shortplate, dan brisket.

“GoldFood menerapkan beberapa strategi pemasaran, antara lain key partner yang terdiri dari supplier bahan baku, suplier kemasan, transportasi, marketplace, retailer, agen, dan komunitas.”

“Selain itu GoldFood juga menggunakan sosial media dan juga HORECA untuk melakukan promosi produknya,” pungkas Hafidh Shofwan Maajid. (*)


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA