Dato Sri Tahir: Charity is Giving, Philanthropy is Doing

216
Prof. Dr. Dato’ Sri Tahir, MBA merasa bahwa ini apa yang dia lakukan selama ini merupakan kewajiban yang harus dilakukannya sebagai bagian dari Indonesia. Foto: Instagram alexfrits
Prof. Dr. Dato’ Sri Tahir, MBA merasa bahwa ini apa yang dia lakukan selama ini merupakan kewajiban yang harus dilakukannya sebagai bagian dari Indonesia. Foto: Instagram alexfrits

KAGAMA.CO, JAKARTA – Tepat tanggal 26 Maret 2022,  Prof. Dr. Dato Sri Tahir, MBA, genap berusia 70 tahun.

Hingga usianya menginjak 70 tahun, Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) periode 2019-2024 ini terus berkiprah memberi karya bakti bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Dato Sri Tahir memulai perjalanan bisnisnya sebagai pedagang baju dan sepeda yang diambil dari Singapura dan dijual di Surabaya.

Hal tersebut Ia lakukan ketika menjadi mahasiswa di Nanyang Technological University.

Baca juga: Raih Doktor, Tahir Ingin Dirikan Leadership Public Policy School di UGM

Dato Sri Tahir mulai mendirikan beberapa usaha bisnisnya di bawah naungan Mayapada Group yang didirikan sejak 1986.

Bisnisnya meliputi perusahaan garmen, dealer mobil, perbankan, hingga bidang kesehatan.

Pada tahun 1990, Bank Mayapada menjadi salah satu bisnis andalannya. Bank Mayapada sukses melewati masa krisis moneter pada tahun 1998.

Bank Mayapada kini telah berhasil memiliki ratusan cabang di seluruh Indonesia.

Baca juga: Dato Sri Tahir dan 8 Wantimpres Pilihan Presiden Jokowi

Pengusaha sukses ini lebih dikenal seorang filantropis. Kegiatan amal sosialnya di bawah naungan Tahir Fondation (TF).

Jiwa sosial yang tinggi melekat pada Dato Sri Tahir.  Ia tak hanya dikenal di Indonesia, tapi juga di manca negara.

Bahkan orang terkaya dunia Bill Gates mengakui itu. Sikap berbagi Dato Sri Tahir diutamakan dalam dunia pendidikan dan sosial.

Ketika wabah Corona yang menghantam Indonesia, Dato Sri Tahir ikut turun tangan.

Baca juga: Dato Sri Tahir Gelontorkan Rp52 Miliar untuk Bantu Lawan Corona di Tiga Daerah