Kamis, 13 Juni 2024 | 10:07 WIB

Deklarasi Peduli Hutan Lestari Terwujud, Pemerintah dan DPR Beri Apresiasi 

KAGAMA.CO, GUNUNG KIDUL – Setelah tertunda dua tahun karena pandemi Covid-19, gagasan Dr. Transtoto Handadhari, rimbawan alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM), yakni Deklarasi Peduli Hutan terwujud.

Hari Selasa Wage, tanggal 22 Februari 2022 (22/2/22) merupakan tanggal keramat dilaksanakannya kegiatan yang diberi nama Deklarasi Peduli Hutan 22222 serta beriringan dengan Gerakan Tanam (Gertam) Nusaku .

Kegiatan akbar ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) diwakili oleh Wakil Menteri Dr. Alue Dohong, disertai Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ir. KRT. Darori Wonodipuro.

Acara besar ini juga dihadiri oleh masyarakat luas di Gunung Kidul, Yogyakarta itu juga dihadiri tamu-tamu dari Jakarta, Pontianak, Malang, Sulawesi, Jawa Tengah dan seputaran Yogyakarta.

Hadir di samping Transtoto yang juga Ketua Umum Yayasan Peduli Hutan Indonesia (YPHI), Irjenpol (P) Drs. Bekto Suprapto, Kompolnas, Direktur Utama KOPRABUH yang juga pemilik usaha kripto Koin NUSAKU Yohanis C. Walean , Ir. Sabaris Totok (Direktorat Jenderal PDASHL KLHK), Rudhito Widagdo (Pejabat Kementerian Luar Negeri), Dr. Bambang Eko (Perhutani), Wakil Gubernur D.I Yogyakarta, Bupati Gunung Kidul, jajaran Pemda dan Pemkab DIY, UPT Kementerian LHK, Kepala PWH II Perhutani, komunitas pencinta alam GNI-BERBANGSA, Icha (Koordinator Nasional Koperasi Anugerah Bumi Hijau), para petani hutan, dan masyarakat umum.

Wakil Menteri Alue Dohong atas nama Menteri LHK menyatakan dukungan dan apresiasi yang sangat besar atas gagasan dan upaya yang luar biasa dari YPHI (Yayasan Peduli Hutan Indonesia) melahirkan deklarasi yang dinilainya sangat strategis terkait kerusakan hutan masa lalu.

“Saya melihat memang kecurangan dalam pengusahaan hutan harus dihindari.”

“Sumber daya hutan adalah ekosistem yang sangat penting yang tidak boleh rusak.”

“Inisiatif Mas Transtoto, Ketua Umum YPHI ini, kami apresiasi sangat besar”, tutur Alue Dohong.

Baca juga: Deklarasi Peduli Hutan 22222 Miliki Arti sangat Strategis bagi Kelestarian Fungsi Hutan


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA