Jumat, 24 Mei 2024 | 05:42 WIB

Nusantara Ibu Kota Negara Baru Trigger UGM Jadi Universitas Terbaik ASEAN Berkelas Dunia

Pengakuan Internasional

Pengakuan internasional tersebut diperoleh dalam pertemuan ketujuh Regional Center of Expertise (RCE) global di Korea, tanggal 21-25 September 2012.

Sebagai institusi pendidikan, UGM tercatat menjadi anggota RCE Global semenjak tahun 2007.

RCE merupakan jaringan dunia yang terdiri dari organisasi pendidikan formal, informal, dan nonformal yang bergerak untuk mempromosikan dan mengimplementasikan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (SDGs) kepada masyarakat lokal.

RCE Yogyakarta yang berpusat di UGM merupakan salah satu anggota aktif dari sekitar 200 RCE di seluruh dunia yang dikoordinasikan oleh United Nations University-Institute of Advance Studies Jepang.

Pengakuan RCE tersebut dapat menjadi trigger bagi UGM untuk memperkenalkan dan men-develop program KKN-PPM ke berbagai kampus dan institusi di seluruh dunia, dan mengajak mereka bergabung di dalamnya.

UGM akan menjadi Leader dalam implementasi pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, yang tentunya sesuai dengan Program Kerja United Nations dalam Sustainable Development Goals (SDGs).

Hal ini didukung oleh luasnya network/partnertship UGM diseluruh dunia sehingga berpeluang mengangkat reputasi internasional UGM, sekaligus menyejajarkannya dengan Harvard dan Oxford University.

Pada akhir kata, saya berpandangan IKN Nusantara, Gadjah Mada, KH Dewantara, dan achievements UGM, merupakan lucky factors yang dimiliki untuk mengangkat UGM menjadi kampus terbaik di ASEAN menuju universitas elit dunia.

Apalagi pada tahun 2022 ini akan ada pemilihan Rektor Baru UGM periode 2022-2027 yang akan membawa UGM beyond dari yang sekarang telah dicapai.

Saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Prof. Dr. Panut Mulyono selaku rektor periode 2017-2022 yang telah melakukan hal terbaik untuk UGM. Semoga IKN Nusantara akan membawa UGM semakin mendunia, sebagaimana tag line UGM Locally Rooted, Globally Respected.  ***

Benito Rio Avianto
Alumni Magister Ekonomika Pembangunan Universitas Gadjah Mada Program Beasiswa Pusbindiklatren Bappenas/Analis Kebijakan Ahli Muda, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian/Pengamat Perekonomian ASEAN


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA