Kamis, 18 Juli 2024 | 06:03 WIB

Songsong Indonesia Emas 2045, Prodi Doktor Ilmu Ketahanan Nasional UGM Gelar Webinar Nasional Peringatan Sumpah Pemuda

Menarik Perhatian Pemuda

Dihadiri lebih dari 150 pemuda di Indonesia dengan latar belakang yang beragam, kegiatan Webinar ini sukses menarik perhatian pemuda yang saat ini sedang mengembangkan diri sembari menatap masa depan guna mewujudkan Indonesia sebagai negara yang unggul.

Pemuda diharapkan bisa bersatu, bahu-membahu membangun bangsa sesuai dengan bidang keilmuannya.

Bukan hanya satu sektor ilmu namun rangakaian hubungan integratif keilmuan mampu menjadi sebuah katalis dalam menciptakan resiliensi negara.

Melalui Webinar yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Prodi S3 Ilmu Ketahanan Nasional UGM ini, diharapkan para generasi muda di segala bidang keahlian dan profesi masing-masing, mampu memanfaatkan teknologi secara positif di tengah hempasan globalisasi yang tidak mengenal arah dan ambil bagian kekuatan ketahanan Nasional demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Kontribusi nyata kaum muda sekarang dapat dilakukan melalui peningkatan literasi digital, menjadi pengguna media sosial yang baik dan meningkatkan inovasi, kreativitas serta produktivitas.

Sesuai dengan pernyataan yang dikutip dari Presiden RI ke-3, Prof. Dr. B.J. Habibie, “Kalau bukan anak bangsa ini yang membangun bangsanya, siapa lagi? Jangan kalian berharap orang lain yang membangun bangsa kita,” ujarnya.

Untuk menjadi bangsa yang kuat harus didukung dengan peran pemudanya yang produktif, kreatif dan inovatif.

Ketua Program Studi S2 dan S3 Ketahanan Nasional UGM, Prof. Dr. Armaidy Armawi, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia emas tinggal 24 tahun lagi.

Pemuda merupakan pemegang estafet kepemimpinan di masa depan, sehingga dibutuhkan peran pemuda yang memiliki komitmen tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia  (NKRI) untuk membangun Indonesia yang lebih jaya.

Selain itu, Prodi S2 dan S3 Ketahanan Nasional UGM juga membuka kesempatan kepada seluruh generasi muda di Indonesia untuk bergabung menjadi mahasiswa Prodi S2 dan S3 Ketahanan Nasional UGM untuk menjadi bagian dari kekuatan cendikiawan ketahanan nasional demi tegaknya NKRI. (*)


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA