Ganjar Sebut Sistem Pendidikan Indonesia Harus Lebih Progresif

401
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkisah tentang keponakannya yang meminta dibelikan makanan siap saji. Foto: Ist
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkisah tentang keponakannya yang meminta dibelikan makanan siap saji. Foto: Ist

KAGAMA.CO, JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkisah tentang keponakannya yang meminta dibelikan makanan siap saji.

Bukan karena ingin menyantap makanan yang dimaksud, sang keponakan justru menginginkan bungkusnya.

Pasalnya, kata Ganjar, keponakannya menilai bungkus makanan tersebut menarik dan kekinian.

“Hanya pengen dapat bungkusnya, yang warnanya ungu, yang ada logonya BTS.”

“Mohon maaf yang tidak ketawa berarti anda tidak tahu BTS, anda tidak tahu Blackpink, berarti kurang K-Pop gitu ya,” kisahnya disusul tawa.

Kisah tersebut Ganjar sampaikan saat membuka Seminar dan Launching kagamakarir.id PP Kagama-UGM bertajuk “Kesiapan Ketenagakerjaan Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0”.

Acara tersebut digelar secara daring pada Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: PP Kagama Luncurkan Portal Karier dan Pengembangan Diri untuk Siapkan SDM Unggul

Menurut Ganjar, hal tersebut mungkin tidak masuk akal. Seseorang berniat membeli makanan karena menginginkan bungkusnya.

Akan tetapi, Ketua Umum PP Kagama itu bermaksud memberikan contoh bahwa fenomena-fenomena tersebut yang musti direspon oleh generasi zaman sekarang.

“Artinya apa, gimmick-nya adalah inovasi, kreasi. Ini yang mustinya dimunculkan,” imbuhnya.

Kaitannya dengan dunia pendidikan, fenomena tersebut menurut Ganjar perlu dipertimbangkan.

“Atau jangan-jangan sistem pendidikan kita memang musti kita ubah. Nggak bisa seperti ini. Lebih (terlalu) konvensional, kayaknya (harus) lebih progresif kali ya, melihat praktik kali ya.”

“Sehingga sekolah dengan industri bisa menjalin hubungan, lalu industri bisa menjadi Teaching Industry.”

Teaching Industry inilah yang kita butuhkan untuk mereka menjadi makin biasa menghadapi situasi-situasi sulit ke depan,” ujar alumnus Fakultas Hukum UGM ini.

Baca juga: Ganjar Ajak Masyarakat Tidak Kendor Lawan Covid-19