Rabu, 29 Mei 2024 | 09:27 WIB

Program Pengentasan Kemiskinan Tinggalan Almarhum Joko Siswanto Tetap Berlanjut

Baca juga: Ganjar Ajak Warga Kagama Bantu UMKM di Jateng Supaya Bangkit

Jafrizal menambahkan, Kagama Sumsel mempunyai program pementasan kemiskinan di Sumsel.

Program ini pun, kata dia, sudah ada MoU kerja sama antara Kagama Sumsel dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot).

Menurut Jafrizal, kemiskinan memiliki dimensi yang luas. Oleh karena itu, pihaknya telah mendata para alumni yang beragam latarbelakang bidang ilmu untuk menuntaskan persoalan tersebut untuk berkolaborasi dengan pemerintah setempat.

“Kita mengumpulkan dan mendata alumni UGM yang ahli di bidangnya masing-masing dari berbagai angkatan dan jurusan.”

“Namun ketua Pengda Kagama Sumsel telah menghadap yang maha kuasa di bulan Maret lalu. Akan tetapi semangat itu akan terus kami lanjutkan dengan pengurus yang lain,” paparnya.

Baca juga: Teten Masduki Sebut Kagama Inkubasi Bisnis Bisa Mendampingi UMKM Agar Lebih Unggul dan Inovatif

Jafrizal menjelaskan, program mengentaskan kemiskinan ini amanah dari Ketua Pengda Kagama Sumsel dan sudah masuk di program kerja yang akan dilaksanakan.

Program ini merupakan bentuk pengabdian dan panggilan jiwa Kagama. Seperti halnya aksi pemberian beras merupakan salah satu upaya untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Beras jadi piluhan lantaran sebagai makanan pokok orang Indonesia. Walaupun tidak ada lauk, beras dimasak menjadi nasi.

“Ketika dimakan meskipun tidak ada lauk hanya pake sambal dan kerupuk saja sudah lebih terasa nikmatnya.”

“Apalagi di bulan suci Ramadhan ini Jika untuk bayar zakat kan dengan beras itu lebih utama dan lebih afdhol,” tandasnya.

Baca juga: Anak Agung Gede Putra: Produk yang Bagus Akan Menemukan Konsumennya Sendiri


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA