Sabtu, 15 Juni 2024 | 01:55 WIB

Tangan Dingin Rivan Purwantono Bantu Bank KB Bukopin dari Ancaman Tutup

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Kagama Depok Bagikan Bingkisan kepada Karyawati Mal

Pria yang berulang tahun tiap 26 September ini menilai, menyelamatkan Bank Bukopin adalah hal penting karena sama saja dengan menyelamatkan perekonomian Indonesia.

Kata Rivan, jika tau bank kena (tutup), ini akan berdampak ke bank lain.

“Mereka (pemegang saham) buat ratas (rapat terbatas). Tanggal 27 mereka ratas. Terus diputuskan tanggal 29,” ucap Rivan.

“Lalu saya ngomong ke KB (Kookmin Bank), dia mau beli rights issue. Saya juga ngejar supaya pemegang saham setor, komitmen. Itulah muasalnya saya mengumumkan KB sebagai pemegang saham pengendali,” jelasnya.

Pembelian rights issue membuat Kookmin Bank jadi pemilik mayoritas saham Bank Bukopin dengan bagian 67 persen.

Langkah ini juga membuat Bank Bukopin mendapat suntikan dana modal investasi sebesar Rp1,3 triliun.

Masuknya dana dari Kookmin Bank menjadi pintu buat Bank Bukopin agar keluar dari masalah. Namun, dana saja tidak cukup.

Pasalnya, mereka juga mesti bisa mengembalikan kepercayaan publik kepada perseroan.

Mengingat pada masa-masa pelik, terjadi pula penarikan dana secara besar-besaran oleh para nasabah

Rivan pun mengambil inisiatif untuk melakukan rebranding sejak Juli 2020.

Baca juga: Prof. Edy Suandi Hamid: Puasa Bisa Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi

“Saya mengadakan pertemuan dengan para pemred (pemimpin redaksi), 11 pemred datang. Itu nggak pernah terjadi. Mereka mendukung dan mengawal kita. Di situlah akhirnya wajah saya ada di mana-mana. Sekali lagi itulah menyebabkan kepercayaan ke kita,” tutur Rivan.

Rebranding dilanjutkan dengan pengubahan nama menjadi Bank KB Bukopin beserta logonya. Sejak tampuk kepemimpinan dipegang Rivan, Bank KB Bukopin mengalami peningkatan performa.

Pelan tapi pasti, harga saham per lembar Bank KB Bukopin yang sempat terpuruk di angka Rp98 melesat hingga lebih dari Rp500 per lembar.

Kini hanya rasa syukur yang bisa diungkapkan Rivan setelah mampu membawa Bank KB Bukopin bangkit.

“Hari ini alhamdulillah sudah melewati itu semuanya. Banyak yang memberi apresiasi. Banyak yang bilang kita udah tutup,” ucap Rivan.

“Saya nggak mau kita udah susah, malah nyusahin orang. Sehingga doanya jadi baik semua,” terang Wakil Bendahara Umum I PP Kagama ini.

Rivan yakin bahwa apa yang ia dan karyawan Bank KB Bukopin adalah estafet transformasi. Kata Rivan, ini bukanlah sesuatu yang susah, semuanya bisa dilakukan.

Transformasi buat Rivan hanyalah langkah permulaan yang kelak bakal diteruskan oleh tokoh transformasi lain.

Rivan percaya, langkah transformasi ini dapat mewujudkan visi Bank KB Bukopin menjadi 10 bank terbaik di Indonesia pada 2025.

Selain itu, ia juga bercita-cita agar bank pimpinannya menjadi pemain digital utama bagi bisnis retail dan segmen UMKM. (Th)

Baca juga: PP Kagama Bekali Alumni Milenial dengan Personal Branding


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA