Senin, 27 Mei 2024 | 18:37 WIB

Rika Fatimah: Penggerak Utama Ekonomi Desa adalah Perempuan

Baca juga: Anak Agung Gede Putra: Produk yang Bagus Akan Menemukan Konsumennya Sendiri

Namun, sebagai penggerak utama yang berada dekat dengan sumber daya, beberapa BUMDesa belum dapat memaksimalkan pemberdayaan masyarakat, utamanya perempuan.

“Hal ini berbanding terbalik dengan beberapa negara lain, contohnya United Kingdom (UK) yang memiliki The Cooperative Group (Co-Op) atau sebuah persatuan khusus yang menaungi produsen lokal dan merupakan salah satu pemasok bahan baku terbesar di UK.”

“Selain itu, di Vietnam, 3/4 masyarakat Vietnam lebih memilih produk lokal Vietnam, daripada produk import,” ujarnya.

Menurut Rika, Vietnam dan Co-Op dapat menjadi best practice bagi BUMDesa di Indonesia.

Pasalnya, prinsip utama dari rantai produksi adalah hilir yang sejahtera diikuti dengan hulu yang sejahtera juga.

“Elan vital tersebut melekat pada kualitas person termasuk kualitas hakikatnya seorang perempuan,” terangnya.

Terkait dengan perempuan penggerak desa, dalam kesempatan tersebut, Sri Hardani S.E., selaku Direktur BUMDesa Binangun Pagerharjo ikut menyampaikan pandangannya.

Baca juga: Agus Taolin, Dokter Berprestasi Lulusan UGM Terpilih sebagai Bupati Kabupaten Belu

Sri menyampaikan tentang penyelenggaraan BUMDesa dan praktik G2R Tetrapreneur di Pagerharjo dalam hubungannya dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pengelola BUMDesa di Pagerharjo, kata Sri, sebanyak 80 persen merupakan aktif dijalankan oleh perempuan.

BUMDesa Binangun Pagerharjo berdiri sejak 2016 ditetapkan dengan Perdes No 02/2016.

BUMDesa Binangun mempunyai visi Mewujudkan Masyarakat yang Mandiri, Sejahtera dan Bertanggungjawab. BUMDesa Binangun menjalankan usahanya berdasarkan potensi desa.

Adapun unit usaha yang dikelola adalah unit pelayanan jasa keuangan BRILink, unit perdagangan, unit pengelolaan pasar desa, unit pariwisata, dan unit G2R Tetrapreneur.

Tujuan BUMDesa seiring dengan PP No 11/2021 adalah kegiatan usaha ekonomi, kegiatan pelayanan umum, pendapatan asli daerah (PAD), Pemanfaatan aset desa, dan ekosistem ekonomi digital.

BUMDesa Binangun terus mengembangkan usahanya dalam rangka membantu meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi di pedesaan.

Baca juga: Kemenhub RI Dukung Produk Fashion Indonesia Masuk ke Pasar Dunia


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA