Kemenhub RI Dukung Produk Fashion Indonesia Masuk ke Pasar Dunia

103
Menteri Perhubungan RI membuka Kagama Inkubasi Bisnis XIX yang bertajuk Peluang dan Tantangan Bisnis Fashion di Masa Sulit. Foto: Ist
Menteri Perhubungan RI membuka Kagama Inkubasi Bisnis XIX yang bertajuk Peluang dan Tantangan Bisnis Fashion di Masa Sulit. Foto: Ist

KAGAMA.CO, JAKARTA – Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor kehidupan. Terutama kesehatan dan ekonomi.

Upaya melawan Covid-19 dengan konsisten senantiasa digencarkan oleh Presiden Jokowi. Kendati demikian, ekonomoi Indonesia tetap harus bangkit.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum I PP Kagama Budi Karya Sumadi saat membuka Kagama Inkubasi Bisnis XIX.

Acara bertajuk Peluang dan Tantangan Bisnis Fashion di Masa Sulit itu digelar secara daring pada Minggu (25/4/2021).

Budi yang juga Menteri Perhubungan RI, dalam kesempatan tersebut menyampaikan upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam melawan Covid-19.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Kagama Depok Bagikan Bingkisan kepada Karyawati Mal

Pemerintah, kata Budi, antara lain telah melakukan pembatasan ruang publik, sarana transportasi, dan pembatasan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Sehingga, kata Budi, kebiasaan baru tersebut perlu disambut oleh para pelaku usaha fashion dengan cara dan pemikiran-pemikiran yang kreatif.

“Berdasarkan data BPS, ekspor produk fashion Indonesia cukup lesu dalam dua tahun terakhir ini.”

“Jumlah produk fashion menurun sampai 8,6 persen pada 2019. Mungkin pada tahun 2020-2021 tekanannya makin mendalam.”

“Oleh karenanya, kita ingin bahwa mimpi kita di 2025 bisa tercapai dengan satu kreasi-kreasi di antaranya dengan hasil pembahasan kita kali ini,” ujar alumnus Fakultas Teknik UGM ini.

Baca juga: Prof. Edy Suandi Hamid: Puasa Bisa Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi