Cerita Rahayu Widayati Menebar Canthelan di Kota Sejuta Bunga

321
Alumnus Biologi UGM ini bercerita tentang asal usul kegiatan canthelan yang dia bikin di Magelang. Foto: Ist
Alumnus Biologi UGM ini bercerita tentang asal usul kegiatan canthelan yang dia bikin di Magelang. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Rahayu Widayati bercerita tentang asal usul kegiatan canthelan yang dia bikin di Magelang, alias Kota Sejuta Bunga.

Awalnya, lulusan Fakultas Biologi UGM itu berbincang santai dengan Ardiati Bima, seorang inisiator gerakan canthelan, melalui platform media sosial.

Hasil perbincangan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Rahayu di kampung halamannya, Magelang, persisnya pada 3 Juli 2020.

Kisah tersebut dia sampaikan dalam webinar Canthelan Show seri 8 yang digelar oleh PP KAGAMA bersama KAGAMA Care secar daring pada Minggu (7/2/2021).

“Awalnya membuat canthelan di hari pertama sebanyak 7 paket sembako.”

Alumnus Biologi UGM ini bercerita tentang asal usul kegiatan canthelan yang dia bikin di Magelang. Foto: Ist
Alumnus Biologi UGM ini bercerita tentang asal usul kegiatan canthelan yang dia bikin di Magelang. Foto: Ist

Baca juga: KAGAMA Sulbar Gotong Royong Galang Donasi untuk Korban Gempa Bumi di Mamuju dan Majene

“Lalu pada hari-hari selanjutnya bertambah menjadi 10, 12, 30 dan sekarang sudah mencapai 40 paket sembako per hari.”

“Isi canthelan dikemas dengan menarik. Di dalamnya ada aneka sayur, lauk pauk, makanan pokok dan kadang-kadang masker,” ujarnya.

Rahayu bersyukur, kegiatan canthelan yang dia rintis mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Bahkan, masyarakat turut mendukung dan ikut serta dalam kegiatan canthelan.

Selain, donasi yang dia dapatkan dihimpun dari berbagai platform media sosial seperti facebook, instagra, dan whatsapp.

Baca juga: KAGAMA Sulbar Salurkan Bantuan Logistik Senilai Rp150 Juta kepada Korban Gempa Mamuju