Petrus Kasihiw Sabet Penghargaan dalam The Best Indonesian Innovative Figures Awards 2020

185
Bupati jebolan UGM, Petrus Kasihiw, memenangi penghargaan dalam The Best Indonesian Innovative Figures Awards 2020 yang digelar Seven Media Asia, Jumat (23/10/2020) lalu. Foto: Papuakini
Bupati jebolan UGM, Petrus Kasihiw, memenangi penghargaan dalam The Best Indonesian Innovative Figures Awards 2020 yang digelar Seven Media Asia, Jumat (23/10/2020) lalu. Foto: Papuakini

KAGAMA.CO, BALI – Seven Media Asia menggelar ajang penghargaan pada pemimpin pembawa perubahan bagi Indonesia.

Ajang bertajuk The Best Indonesian Innovative Figures Awards 2020 berlangsung di Harris Hotel & Residence Sunset Road, Bali, Jumat (23/10/2020) lalu.

Ada delapan nominasi penghargaan yang diberikan oleh Seven Media Asia. Salah satunya adalah The Best Innovative Government Figures 2020 (figur pemimpin daerah inovatif terbaik) yang dimenangi oleh Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw, M.T.

Piet, sapaan akrab sang bupati, memenangi penghargaan ini karena dianggap punya kinerja, prestasi, dan inovasi ciamik.

Yakni dalam melakukan perubahan melalui percepatan pembangunan demi kemajuan di Teluk Bintuni.

Baca juga: Kisah Stefanie Juergens yang Temukan Belahan Hatinya di Kampus Kedokteran UGM

Piet mengaku kaget saat tahu dirinya bakal dianugerahi penghargaan ketika pihak penyelenggara menghubunginya beberapa waktu lalu.

Meski begitu, alumnus Magister Pembangunan Kota dan Daerah UGM angkatan 1998 ini mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan.

“Saya bersyukur saja karena penilaian kinerja bukan dinilai dari pribadi saya sendiri. Puji Tuhan atas semua doa dan dukungan berbagai pihak sehingga saya terima penghargaan ini” tutur Piet.

“Hal terpenting adalah saya dan Pak Matret (Wakil Bupati Teluk Bintuni) dengan hati yang tulus membangun masyarakat Teluk Bintuni yang damai, maju, produktif, dan berdaya saing,” jelasnya.

Project Manager Seven Media Asia, Bimo Sudibyo, menjelaskan, sejumlah proses yang ditempuh pihaknya memang merujuk kepada Piet sebagai penerima penghargaan.

Baca juga: Program Desa Inklusif KAGAMA Kaltim Ingin Atasi Kemiskinan di Desa Karya Jaya, Samboja