Rabu, 22 Mei 2024 | 21:42 WIB

Dubes Salman Tunjuk Konsul Kehormatan untuk Perkuat Diplomasi Ekonomi Indonesia di Afrika Selatan

KAGAMA.CO, DURBAN – Duta Besar RI untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi, resmi menunjuk Mr. Ebrahim Patel sebagai Konsul Kehormatan (Konhor) RI yang berkedudukan di Durban, Selasa (29/9/2020).

Ebrahim Patel adalah Menteri Perdagangan dan Industri Afrika Selatan.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi KwaZulu Natal (KZN), Mr. Sihle Zikalala; Ketua DPRD KZN, Mrs. W.G. Thusi; jajaran Pemerintah Provinsi KZN serta Pemerintah Kota Duban.

Dubes Salman menyatakan, penunjukan Konhor RI merupakan upaya Indonesia dalam memperkuat hubungan bilateral dengan Afrika Selatan, khususnya di Provinsi KZN.

Alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM ini menilai, Konhor bisa menjadi jembatan penghubung dengan berbagai pemangku kepentingan di Afrika Selatan.

Dubes alumnus UGM, Salman Al Farisi, meresmikan konsul kehormatan baru di Durban, guna memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia dengan Afrika Selatan. Foto: KBRI PRetoria
Dubes alumnus UGM, Salman Al Farisi, meresmikan konsul kehormatan baru di Durban, guna memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia dengan Afrika Selatan. Foto: KBRI PRetoria

Baca juga: Kebijakan Hijau pada Minyak Kelapa Sawit Ternyata Tidak Semata-mata untuk Penyelamatan Lingkungan

“Sehingga, diharapkan dapat memenuhi kepentingan kedua negara. Khususnya di sektor ekonomi, perdagangan, dan pariwisata,” tutur Dubes Salman.

“Sebagaimana diketahui, Durban merupakan salah satu kota pelabuhan utama di Afrika Selatan yang memiliki akses pasar yang luas. Tidak hanya Afrika Selatan, tapi juga negara-negara sekitarnya.”

“Oleh karenanya, Indonesia melihat kota Durban sebagai lokasi strategis yang memiliki potensi kerja sama perekonomian yang tinggi,” jelas pria kelahiran Sukoharjo, 1 Oktober 1959 ini.

Sejak dilantik pada 2018 silam, Dubes Salman memang memprioritaskan diplomasi ekonomi di Afrika Selatan.

Pasalnya, Afrika Selatan adalah salah satu negara yang punya comprehensive partnership dengan Indonesia.

Baca juga: Lulusan Magister HI UGM Ini Pilih Bangun Pendidikan di Timor-Leste ketimbang Jadi Staf Kedutaan


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA