Dubes Djauhari Sebut 21 Produk yang Berkontribusi Tingkatkan Kinerja Ekspor Indonesia ke Tiongkok

112
Dubes lulusan UGM, Djauhari Oratmangun, melaporkan bahwa kinerja ekspor Indonesia ke Tiongkok mengalami peningkatan dari Januari - Agustus 2020. Foto: KBRI Beijing
Dubes lulusan UGM, Djauhari Oratmangun, melaporkan bahwa kinerja ekspor Indonesia ke Tiongkok mengalami peningkatan dari Januari - Agustus 2020. Foto: KBRI Beijing

KAGAMA.CO, BEIJING – Pandemi Covid-19 ternyata tak menghalangi peningkatan kinerja ekspor Indonesia ke Tiongkok.

Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, meyakini hal itu setelah meninjau data yang dirilis oleh Kapabeanan Tiongkok.

Dubes Djauhari menuturkan, volume perdagangan Indonesia dengan Tiongkok pada periode Januari hingga Agustus 2020 mencapai 48,7 dolar Amerika Serikat (AS).

Sebesar 23 miliar dolar AS di antaranya merupakan total nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok.

Nilai ini menurut Dubes Djauhari meningkat 6,4 persen dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Dubes lulusan UGM, Djauhari Oratmangun, melaporkan bahwa kinerja ekspor Indonesia ke Tiongkok mengalami peningkatan dari Januari - Agustus 2020. Foto: KBRI Beijing
Dubes lulusan UGM, Djauhari Oratmangun, melaporkan bahwa kinerja ekspor Indonesia ke Tiongkok mengalami peningkatan dari Januari – Agustus 2020. Foto: KBRI Beijing

Baca juga: Sumbangsih Pemikiran Warga KAGAMA untuk Wujudkan Indonesia 4.0 pada Aspek Keberlanjutan dan Energi

Sementara itu, nilai impor Indonesia dari Tiongkok pada periode tersebut mencapai 25,4 miliar dolar AS.

Angka tersebut turun sebesar 11,8 persen ketimbang tahun sebelumnya dalam periode serupa.

Dubes yang merupakan alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM itu kemudian menjelaskan tentang defisit perdagangan Indonesia dari Tiongkok.

Untuk diketahui, defisit perdagangan adalah situasi ketika nilai ekspor suatu negara lebih kecil dibandingkan dengan nilai impornya.

“Defisit perdagangan Indonesia dari Tiongkok dalam periode ini mencapai 2 miliar dolar AS,” tutur Dubes Djauhari kepada Kagama.

Baca juga: Wayang Potehi, Seni dari Tiongkok yang Dipentaskan Hingga ke Pondok Pesantren