Senin, 24 Juni 2024 | 07:47 WIB

Nusakambangan adalah Ibu Kota Makhluk Halus di Tanah Jawa

Baca juga: Kata Dirut Kimia Farma tentang Peluang dan Tantangan Apoteker di Masa Depan

Menurut Purwadi, upacara ini ditujukan untuk menghormati Bethari Durga.

Kepala Kerbau dipersembahkan dengan dipendam di tanah dengan sesaji ubarampe lengkap.

“Persembahan buat Bathari Kalayuwati berwujud daging mentahan. Karena wadya bala atau pasukan dari kahyangan Nusa Kambana terdiri dari brekasakan bersiung dan bertaring,” tutur Purwadi

“Prajurit Nusa Berambang merupakan raksasa makhluk halus yang tidak kasat mata,” terang pria asal Nganjuk, Jawa Timur ini.

Suasana di istana Watu Masigid tak jauh berbeda dengan istana kerajaan pada umumnya.

Baca juga: Bupati Willem Wandik Yakin Masyarakat Puncak Makin Sejahtera Berkat Jembatan Sinak

Di sana ada Jin Trenggiling Wesi yang bertindak sebagai sekretaris Bethari Durga. Jin Trenggiling Wesi bermukim di daerah Majenang.

Sementara itu, pengelolaan properti istana dipercayakan pada Jin Nyai Bathithing dari Tuban.

Kemudian, Jin Nyai Puspakati mengurus busana sehari-hari sang ratu.

Adapun Jin Nyai Roro Denok menjadi orang yang bertanggung jawab pada suguhan makanan sehari-hari di istana.

Satu hal yang membuat tempat bersemayam Sang Hyang Pramoni itu terlihat istimewa adalah adanya sekar (bunga) Wijaya Kusuma yang tumbuh.

Baca juga: Bangun Pusat Pelatihan Agribisnis, Bupati Petrus Kasihiw Siap Buat Teluk Bintuni Jadi Sentra Kopi


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA