Julian Latuheru, Alumnus Magister Manajemen UGM yang Nyaman Jualan Marmer via Instagram

752

Baca juga: Warga KAGAMA Balikpapan Ini Melihat Peluang Usaha dari Perantau yang Kangen Rumah

Alhasil, dia pun membikin akun Instagram @makassarmarmer di samping tetap aktif mengelola website makassarmarmer.com.

Hal yang mendorong Julian untuk membuat media sosial adalah ketiadaan produk lokal dari Sulsel.

Menurutnya, hingga saat ini, marmer di Indonesia kebanyakan produk impor.

“Ini peluang besar buat saya. Saya coba masuk ke pabrik yang ada di sini. Alhamdulillah bisa jalan,” tutur Julian.

“Bahkan, saya sudah merambah ke interior. Dari sana saya mulai dilihat oleh pedagang impor yang ada di seluruh Indonesia,” beber dia, yang lulus dari Magister Manajemen UGM pada 2009.

Baca juga: Jangan Takut Produk Kemahalan, Setiap Harga Ada Pembelinya

Sejak saat itu, Julian juga dipercaya pelanggannya untuk melakukan inspeksi sebelum produk dikirimkan.

Sebab, orang yang membeli marmer lokal akan memakainya dalam jumlah banyak.

“Saya datang ke pabrik, lalu video call. Saya diuntungkan dengan masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Julian.

“Karena mereka tidak bisa datang ke sini, saya menginspeksi barang-barang yang mereka butuhkan. Saya lihatkan produknya dan urus ekspedisinya. Sederhana sekali, saya melihat karena ada peluang,” tandasnya.

Bagi Julian, mengiklankan barang di medsos akan lebih mudah terkena sasaran konsumen.

Baca juga: KAGAMA Balikpapan dan KAGAMA Care Raih Apresiasi dari PMI Kota Balikpapan