Almarhum Djoko Dwiyanto di Mata Ketua KAGAMA Kaltim: Sosok Kakak yang Serius tapi Selengean

985

Baca juga: Alumnus FEB UGM Terpilih Jadi Ketua ISEI Jakarta Raya

Terbaru, Djoko Dwiyanto diamanahi menjadi Ketua Dewan Kebudayaan DIY dua periode.

Selain itu, karena memiliki hobi bernyanyi dan bermusik, Djoko Dwiyanto juga menjadi penggerak band FIB UGM, Sastromoeni.

Di tengah kesibukan yang luar biasa itu, almarhum ternyata mampu memperoleh gelar doktor pada 2016 silam.

“Beliau berpendirian keras. Saat serius keluar semua ilmunya. Saat bergurau selengean semua isinya. Low profile dan pekerja keras,” kata Joko.

Joko mengakui, mungkin citra yang patut disematkan untuk kakaknya itu adalah serius tapi selengean.

Baca juga: Hal yang Membuat Kabupaten Puncak Masih Steril Covid-19

Misalnya, sejak kecil sang kakak selalu memanggil Joko dengan panggilan ‘nDhol’. Alasannya, sewaktu kecil rambut Joko keriting, persis almarhum.

“’nDhol, nek wis iso mapan, tetep kelingan marang Gusti Allah, dadiyo manfaat kanggo tumraping liyan, wong akeh’ (NDhol, kalau sudah bisa mapan, tetap ingat sama Gusti Allah. Jadikan dirimu bermanfaat bagi orang lain, orang banyak).”

“Meskipun tetep trembelane (sialan) ‘tur nyanyi pelog’,” kata Joko, mengenang pesan sang kakak.

Selain selengean, Djoko juga terkenal pribadi yang usil. Hal yang membuat keluarga menjadi kompak menurut sang adik.

“Beliau memang usil. Misalnya, (beliau mengatakan) ‘Sing penting nyanyi, ora pas note ra popo. Kuwi urusane sing ngiringi (yang penting bernyanyi, tidak pas note nya tidak apa-apa. Itu urusannya yang mengiringi).’”

Baca juga: Teknik Pertanian dan Biosistem UGM Bawa 48 Medali dari Ajang ARC 2020