Langkah Strategis Bupati Muda Mahendrawan Cegah Stunting di Kubu Raya

250
Berkat program ini, Kabupaten di bawah pimpinan alumnus UGM ini diganjar Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2020 oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia. Foto: Ist
Berkat program ini, Kabupaten di bawah pimpinan alumnus UGM ini diganjar Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2020 oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia. Foto: Ist

KAGAMA.CO, KUBU RAYA – Kegagalan pertumbuhan anak akibat gizi buruk (stunting), merupakan salah satu tantangan yang sedang dihadapi masyarakat Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Untuk itu, peningkatan kualitas bahan pangan harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Salah satu tanaman yang dapat mencegah gizi buruk adalah padi inpari nutri zinc.

Berlokasi di lajan pertanian Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Bupati Kubu Raya, Bupati Muda Mahendrawan bersama jajaran dan petani menanam perdana padi zim di musim gadu 2020, pada Selasa (9/6/2020).

Padi zinc merupakan varietas padi pertama yang memiliki kandungan mineral zinc atau seng, yang berperan penting dalam pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan jaringan tubuh.

“Nanti akan kami perluas benihnya hingga ke kecamatan-kecamatan lain. Perbaikan gizi ini diharapkan juga merata di seluruh wilayah,” jelasnya melansir laman resmi Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu (10/6/2020).

Baca juga: Alumnus Farmasi UGM Angkatan 1983 Resmi Nakhodai Badan Standardisasi Nasional

Penanaman padi zinc ini, selain mencegah stunting juga menunjang ketersediaan pangan selama pandemi Covid-19.

Stunting, kata Muda, terjadi karena kekurangan gizi dalam waktu lama. Dampaknya tidak hanya terjadi pada ukuran tubuh. Lebih parah bisa menyebabkan pertumbuhan otak melambat.

“Jadi misi yang dibawa dari kegiatan penanaman padi zinc lebih luas. Tidak hanya untuk pemberdayaan pertanian, ekonomi, dan pangan sehat,” jelasnya.

Muda juga membuat mekanisme khusus agar padi zinc bisa dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama untuk ibu-ibu hamil.

Salah satunya dengan menyiapkan cadangan hasil panen padi zinc untuk disalurkan ke puskesmas-puskesmas.

Baca juga: Bupati Willem Wandik Jabarkan Masalah yang Harus Dibereskan Puncak Sebelum Masuk New Normal