Andreas Maryoto: Kesadaran sebagai Manusia Penting dalam Penulisan Storytelling

1171
Wartawan Kompas alumnus UGM, Andreas Maryoto, berbagi tips menjadi seorang storyteller dalam KAGAMA Menulis V, Sabtu (6/6/2020). Foto: Dok Pri
Wartawan Kompas alumnus UGM, Andreas Maryoto, berbagi tips menjadi seorang storyteller dalam KAGAMA Menulis V, Sabtu (6/6/2020). Foto: Dok Pri

KAGAMA.CO, JAKARTA – Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) menggelar acara daring KAGAMA Menulis V pada Sabtu (6/6/2020). Acara ini bersamaan dengan peluncuran buku The Story of Gondes karya Nursodik Gunarjo.

Acara yang bertajuk The Power of Storytelling: Kiat Menulis Storytelling yang Greget dan Menarik, diikuti oleh 380 peserta. Hadir dalam acara tersebut Ketua II PP KAGAMA, Bambang Esti Marsono; Ketua VII, Sandya Yudda; Wakil Sekjen PP KAGAMA, Hasannudin M Kholil; dan Kordep Peningkatan Kompetensi Alumni, Aji Erlangga.

Selain itu hadir para narasumber Budi Setyarso (Pemred Koran Tempo), Andreas Maryoto (Wartawan Kompas), dan Nursodik Gunarjo (penulis buku The Story of Gondes). Bertindak sebagai moderator Heri Prast dan Rokhmadi Antok, Anggota Pengurus Bidang Fasilitasi Alumni, PP KAGAMA.

Bambang E. Marsono, dalam sambutannya menyampaikan, acara ini digelar dalam rangka meningkatkan kompetensi alumni dalam hal menulis sehingga menjadi lebih profesional.

Karena itu, Direktur Utama PT Brantas Abipraya tersebut berharap acara KAGAMA Menulis V dapat bermanfaat bagi peserta.

Baca juga: Pemred Koran Tempo: Yang Membuat Kita Bisa Menulis Bukanlah Bakat



Sementara itu, Andreas Maryoto menyampaikan cara tentang bagaimana menjadi storyteller.

Andreas mengatakan kemampuan ber-storytelling dibutuhkan tidak hanya buat para penulis. Namun, katanya, juga untuk mereka yang ingin menjadi wartawan, hingga pembuat skrip dalam film.

Bahkan, ibu yang mengasuh anaknya, seorang salesman, dan seorang yang hendak merebut hati kekasihnya pun butuh kemampuan yang satu ini.

Storytelling adalah kemampuan yang perlu kita asah di mana pun bidang kerja kita,” tutur Andreas.

Alumnus Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UGM angkatan 1989 ini mengatakan, storytelling bukan hal yang baru.

Baca juga: Kenangan Haru Ketua KAGAMA Lampung Saat Berebut Bangku di Kampus Ngasem