Dukung New Normal, Menteri Basuki Sudah Menyiapkan Instrumen Digital di Bidang Perumahan

228
Kata Menteri Basuki, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) bisa mencari dan menentukan rumah subsidi yang mereka harapkan. Foto: Ist
Kata Menteri Basuki, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) bisa mencari dan menentukan rumah subsidi yang mereka harapkan. Foto: Ist

KAGAMA.CO, JAKARTA – Pemanfaatan teknologi informasi sangat menunjang berbagai aktivitas selama pandemi Covid-19.

Pasalnya, masyarakat harus menerapkan social distancing untuk mengurangi penyebaran wabah.

Berbagai aktivitas yang dimaksud, terutama terkait perbaikan bisnis termasuk rencana penyaluran subsidi perumahan.

Untuk itu, seluruh pihak kini ditantang untuk adaptif terhadap teknologi informasi.

Hal ini dilakukan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo yang baru saja menyiapkan program besar digitalisasi di bidang pelayanan pemerintahan, khususnya yang mendukung penerapan new normal.

Baca juga: Strategi Pemkot Jogja Optimalkan KBM di Rumah Jelang New Normal

“Dalam new normal, kita mengurangi kontak fisik dan memperbanyak aktivitas dengan digitalisasi,” jelas Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Hal itu dia sampaikan dalam acara Halal bi Halal virtual dengan asosiasi pengembang Real Estate Indonesia (REI) dan BTN, pada Kamis (04/06/2020), di Jakarta.

Pihaknya kini sedang menyiapkan instrumen yang mendukung digitalisasi. Misalnya, penandatanganan virtual untuk transaksi akad perumahan.

Demikian juga dengan tahapan transaksi lainnya di bidang perumahan, seperti permohonan, pencarian rumah, sampai akad kredit harus dalam bentuk digital.

Sebagai salah satu pengembang dan perbankan yang selama ini melayani transaksi perumahan, kata Basuki, BTN sudah seharusnya bersiap dengan digitalisasi ini.

Baca juga: Makna Lebaran dan Hari Lahir Pancasila Menurut Walikota Gorontalo Alumnus UGM