Wujud Kepedulian KAGAMA Kendal untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

143
Lewat gerakan KAGAMA Kendal Tanggap Covid-19, KAGAMA Kendal membagikan bantuan sembako ke sejumlah wilayah di daerah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Foto: KAGAMA Kendal
Lewat gerakan KAGAMA Kendal Tanggap Covid-19, KAGAMA Kendal membagikan bantuan sembako ke sejumlah wilayah di daerah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Foto: KAGAMA Kendal

KAGAMA.CO, KENDAL – Lewat gerakan KAGAMA Kendal Tanggap Covid-19, KAGAMA Kendal membagikan bantuan sembako ke sejumlah wilayah di daerah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Sebanyak 50 paket bantuan sembako diserahkan pada Minggu (17/05/2020) kepada warga Kaliwungu, Pegandon, Cepiring, dan Patebon.

Sebelumnya, KAGAMA Kendal telah mengumpulkan donasi di kalangan para alumni UGM di Kendal.

Sekitar satu bulan sejak bulan April- Mei, donasi yang terkumpul sebanyak Rp10.150.000.

Dana tersebut kemudian dimanfaatkan untuk pengadaan bantuan berupa sembako.

Lewat gerakan KAGAMA Kendal Tanggap Covid-19, KAGAMA Kendal membagikan bantuan sembako ke sejumlah wilayah di daerah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Foto: KAGAMA Kendal
Lewat gerakan KAGAMA Kendal Tanggap Covid-19, KAGAMA Kendal membagikan bantuan sembako ke sejumlah wilayah di daerah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Foto: KAGAMA Kendal

Baca juga: KAGAMAHUT Jatim Salurkan Bantuan Dana dan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19

Sembako yang diberikan terdiri dari 4 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, dan mie instan.

Selain itu, dana yang terkumpul juga digunakan untuk pengadaan APD, berupa baju hazmat suit sebanyak 100 buah.

Bantuan APD ini akan diberikan kepada Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Kendal.

“APD sudah siap, sesegera mungkin akan kita serahkan dalam waktu dekat,”ungkap Ketua KAGAMA Kendal, Sunarto saat dihubungi Kagama.

Dirinya berharap, meskipun donasi yang terkumpul belum banyak, bantuan yang diberikan itu bisa meringankan beban sebagian masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kendal.

“Dan semoga pandemi ini segera berakhir,” tutur alumnus Jurusan Matematika, MIPA UGM angkatan 1989 ini. (Kn/-Th)

Baca juga: Ketua Prodi Mikrobiologi Pertanian UGM: Jika Bisa Meminimalkan Risiko, Pertanian adalah Bisnis Menguntungkan