Sabtu, 13 Juli 2024 | 22:38 WIB

Lewat Gerakan #GiziUntukMedis, KAGAMA Muda Sediakan Bantuan Makanan Bagi Tenaga Medis di Tabanan

KAGAMA.CO, TABANAN – Untuk meringankan beban sekaligus menyemangati garda terdepan Covid-19, KAGAMA Muda Tabanan merealisasikan gerakan #GiziUntukMedis.

Kegiatan ini dilakukan bersama Pengurus Cabang KAGAMA Kabupaten Tabanan.

Mulanya #GiziUntukMedis diinisiasi oleh KAGAMA Muda yang bernaung dibawah Pengda KAGAMA Bali.

Sampai saat ini gerakan tersebut masih berlangsung di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Dalam kegiatan ini, KAGAMA Muda Tabanan menyediakan makanan siap saji bagi para tenaga medis yang telah bekerja keras.

Gerakan #GiziUntukMedis, pada Selasa (12/5/2020), dilaksanakan di beberapa Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Wilayah Kabupaten Tabanan.

Baca juga: KBRI Beijing Perkuat Pengetahuan Tenaga Medis Covid-19 Indonesia via Seminar bersama Pakar Tiongkok

Ketua Pengcab Kagama Tabanan Made Raditya juga mengatakan bahwa, kegiatan ini tidak hanya menjaga ketahanan pangan tenaga medis.

“Ini sekaligus memberi semangat secara langsung bagi mereka yang telah berjuang di garda terdepan selama pandemi ini,” tuturnya.

Penyediaan makanan mendapat dukungan penuh dari Pengda KAGAMA Bali dan beberapa donatur, sehingga kegiatan perdana ini dapat terlaksana di Kabupaten Tabanan.

Di samping itu, #GiziUntukMedis tak terlepas juga dari peran Denika, alumnus jurusan Gizi dan Kesehatan UGM, yang juga penduduk asal Tabanan.

Dia dengan sukarela menyiapkan bahan makanan, sampai ke pengolahan dan pengemasannnya.

Makanan siap saji pada hari itu berhasil diantarkan langsung ke tiga puskesmas, yang beroperasi selama 24 jam diantaranya Puskesmas Tabanan III, Puskesmas Selemadeg, dan Puskesmas Penebel I.

Makanan siap dibagikan telah dipastikan oleh KAGAMA Tabanan, memiliki higienitas yang terhamin dan mengandung gizi yang cukup bagi para tenaga medis.

Anggota KAGAMA yang turut membantu pelaksanaan kegiatan ini juga telah mendapat perhatian khusus dari sisi kebersihan.

“Kami dalam keadaan sehat, mengenakan masker, selalu cuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung,” ungkap Raditya.

Dalam kesempatan yang sama, KAGAMA Tabanan juga menghimpun informasi terkini terkait kondisi masing-masing Puskesmas, terutama soal ketersediaan alat pelindung diri (APD).

Informasi yang dikumpulkan kemudian akan disampaikan ke Pengda KAGAMA Bali untuk ditindaklanjuti.

Ternyata, ketersediaan APD masih terbatas, sehingga para tenaga medis mengusahakan pengadaannya secara mandiri.

Baca juga: KAFEGAMA 86 Ngopi Daring Bahas Perekonomian ASEAN di Masa Pandemi

Sejauh ini, pengadaan PAD, wastafel portabel, sembako, dan kegiatan serupa lainnya masih menjadi agenda bersama Pengda KAGAMA Bali lewat tagar #KagamaCare.

“Semoga gerakan sosial ini bisa terus berlanjut dan bisa merata hingga ke seluruh instansi kesehatan di Kabupaten Tabanan,” ujarnya.

Besar harapan KAGAMA Muda Tanan, gerakan ini bisa menggema ke seluruh kabupaten atau kota di Bali.

“Dengam demikian, masyarakat bisa berkontribusi untuk meringankan beban tenaga medis yang telah berjuang,” pungkas Raditya. (Kn)


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA