Kamis, 23 Mei 2024 | 10:19 WIB

Harga Sayur Anjlok Akibat Covid-19, KAGAMA Bengkulu Turun Tangan Bantu Petani

KAGAMA.CO, BENGKULU – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Bengkulu, turun tangan untuk membantu korban terdampak Covid-19.

Terbaru, organisasi di bawah pimpinan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah itu menghelat program Gerakan Bantu Petani.

Dihubungi oleh KAGAMA pada Rabu (06/05/2020), alumnus Fakultas Kedokteran Hewan, UGM ini berujar bahwa program berjalan menyusul informasi anjloknya harga produk pertanian.

Tak hanya produk pertanian berupa sayur-mayur, KAGAMA Bengkulu juga menaruh perhatian pada produk lain, misalnya produk laut yang dihasilkan oleh para nelayan.

“Beberapa komoditas hasil pertanian cenderung hanya terjual dengan harga murah, seperti sayur, cabai. Kami berpikir bagaimana peran KAGAMA dalam mengatasi hal ini,” ujar Rohidin.

Guna membantu masyarakat terdapak Covid-19, organisasi di bawah pimpinan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah ini menghelat program Gerakan Bantu Petani. Foto: KAGAMA Bengkulu
Guna membantu masyarakat terdapak Covid-19, organisasi di bawah pimpinan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah ini menghelat program Gerakan Bantu Petani. Foto: KAGAMA Bengkulu

Baca juga: In Memoriam Didi Kempot, Juga Semua yang Telah Mendahului Kita

“Solusinya kemudian produk-produk ini kami beli dengan harga standar, kalau sekarang cabai itu 5000 sampai 6000 rupiah perkilo.”

“Paling tidak petani bisa untuk dan dapat  kembali menanam di periode berikutnya,” imbuhnya.

Untuk menghimpun dana, KAGAMA Bengkulu menawarkan kepada para anggotanya soal pembelian produk hasil pertanian tersebut.

Usai terkumpul, ada tim yang datang langsung ke kebun petani.

“Setelah dibeli kemudian kami kemas ulang untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Rohidin.

Baca juga: KAGAMA DIY Salurkan Bantuan APD ke Pemkot Yogyakarta


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA