Selasa, 28 Mei 2024 | 17:22 WIB

Banyak Perilaku Sosial Baru di Masa Pandemi Covid-19, Desa Perlu Buat Pranata Sosial

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Melalui program Panggung Tanggap Covid-19, pemerintah Desa Panggungharjo memetakan dampak sosial akibat pandemi Covid-19 dan melakukan mitigasi.

Dalam Seri Diskusi Online bertajuk Karang Taruna: Ayo, Gugur Gunung Lawan Corona, pada Rabu (22/04/2020), Lurah Desa Panggungharjo, Wahyudi Anggoro Hadi, S.Farm., Apt., menjelaskan mitigasi sosialnya.

Ada banyak perilaku sosial yang muncul dan hilang, baik di masa normal maupun di masa pandemi.

Untuk itu, melalui program tersebut pula, pihaknya menyusun berbagai pranata sosial untuk mengkerangkai perilaku sosial yang baru.

Di masa normal diizinkan untuk menyelenggarakan acara besar, sedangkan di masa pandemi kegiatan ini tidak diperbolehkan.

Baca juga: UGM Gandeng Pedagang Sekitar Bagikan Takjil di Bulan Ramadan

Jika di masa normal kegiatan keagamaan dan kebersihan lingkungan masih minim, maka di masa pandemi ini harus digiatkan lagi.

Contohnya tata cara pengurusan jenazah pasien Covid-19 atau yang baru memiliki gejala, serta tata cara kegiatan keagamaan khususnya salat jumat dan ibadah Bulan Ramadan.

Lalu, tata cara menerima tamu dan tata cara lain yang sudah menjadi kebiasaan, tetapi membutuhkan etika dalam melakukannya di saat pandemi ini.

“Sampai saat ini kebutuhan akan pranata sosial itu di Desa Panggungharjo sudah terpenuhi denggan baik,” ungkap alumnus Fakultas Farmasi UGM angkatan 1997 ini.

Besar harapan Yudi, mitigasi sosial ini berjalan lancar, termasuk di antaranya bisa meminimalkan konflik sosial akibat terhambatnya beberapa aktivitas sosial.

Baca juga: Lurah Panggungharjo Alumnus UGM Lakukan Pemberdayaan Sosial di Masa Pandemi Covid-19


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA