Solusi Bupati Kutim Alumnus UGM agar Siswa Tak Mampu Tetap Bisa Belajar dari Rumah

715
Bupati Kutai Timur, Ir. H. Ismunandar, M.T., memiliki memiliki solusi untuk siswa tak mampu dalam menyukseskan kegiatan belajar dari rumah. Foto: Pemda Kutim
Bupati Kutai Timur, Ir. H. Ismunandar, M.T., memiliki memiliki solusi untuk siswa tak mampu dalam menyukseskan kegiatan belajar dari rumah. Foto: Pemda Kutim

KAGAMA.CO, SANGATTA – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dihadapi siswa mengalami perubahan cara sejak Covid-19 mewabah di Indonesia.

Siswa kini diwajibkan belajar dari rumah lantaran Pemerintah memberlakukan pembatasan sosial.

Metode dalam jaringan (daring: online) pun dipilih sekaligus memanfaatkan kemajuan teknologi industri 4.0.

Hanya saja, tidak semua siswa memiliki akses untuk mengikuti KBM melalui media internet.

Sebab, beberapa siswa di antaranya berasal dari keluarga yang tidak mampu.

Bupati Kutai Timur, Ir. H. Ismunandar, M.T., memiliki memiliki solusi untuk siswa tak mampu dalam menyukseskan kegiatan belajar dari rumah. Foto: Pemda Kutim
Bupati Kutai Timur, Ir. H. Ismunandar, M.T., memiliki memiliki solusi untuk siswa tak mampu dalam menyukseskan kegiatan belajar dari rumah. Foto: Pemda Kutim

Baca juga: Alumnus MEP UGM Angkatan 45 Wafat, Manokwari Kehilangan Bupati yang Cinta Toleransi



Hal itu seperti yang dirasakan oleh sebagian siswa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur.

Situasi ini membuat Pemerintah Kabupaten Kutim mengambil sikap untuk melakukan ikhtiar melalui Dinas Pendidikan (Disdik).

Didampingi Kadisdik Kutim Roma Malau, Bupati Ismunandar menyerahkan bantuan alat pembelajaran berupa tablet android, Senin (20/4/2020) pagi WITA.

Bantuan diserahkan kepada 20 siswa yang telah tercatat untuk menerima bantuan oleh pihak SMPN 1 Sangatta Utara.

“Kami harap bantuan ini bisa bermanfaat untuk anak-anak kita supaya bisa mengikuti pembelajaran online yang diberikan pihak sekolah ketika libur di rumah,” ujar Ismu kepada Kagama.

Baca juga: Dongkrak Akselerasi Pembangunan, Pemkab Kutim Bakal Penuhi Dokter Spesialis dari UGM