Selasa, 28 Mei 2024 | 07:51 WIB

Dekan Fakultas Biologi UGM Sebut 2 Faktor Lingkungan yang Berpengaruh Terhadap Penyebaran Virus Corona

Baca juga: KAGAMA Balikpapan Salurkan APD untuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan

“Setidaknya terdapat lima peneliti yang sepakat bahwa perubahan musim turut berkontribusi pada menyebarnya Covid-19,” jelasnya.

Budi memaparkan, salah seorang pakar merujuk kasus Tiongkok sebagai input kasus yang dijadikan pemodelan.

Kata Budi, pakar itu menemukan hasil yaitu peningkatan 1 derajat Celsius akan menurunkan jumlah kasus hingga 68 persen.

Ada juga penelitian lain yang menyebut peningkatan suhu hingga 20 derajat Celsius meningkatkan doubling time virus hingga 1,8 hari.

Budi mengatakan, semakin tinggi nilai doubling time, persebaran virus semakin lambat.

Adapun presipitasi dan kecepatan angin disebutkan tidak memengaruhi persebaran Covid-19.

Di sisi lain, suhu juga dipandang Budi punya pengaruh dalam perkembangan virus di dalam tubuh manusia.

Baca juga: Program Disinfeksi Terhambat, KAGAMA Balikpapan Sumbang Bahan Disinfektan untuk Masyarakat

“Secara ilmiah, SARS-CoV-2 memiliki envelope (amplop) yang tersusun dari lipid yang dapat dengan mudah terurai pada suhu tinggi,” kata Budi.

“Kelembapan udara diketahui memengaruhi kemampuan virus pernapasan bertahan di udara,” ucap ketua Konsorsium Biologi Indonesia ini.

Budi percaya, semakin rendah kelembapan udara, semakin lama pula virus dapat bertahan.

Selain itu, tuturnya, suhu lingkungan yang rendah juga diketahui bisa menurunkan imunitas tubuh.

Merujuk seorang ahli, Budi mengatakan terjadi penurunan kemampuan fagositik (aktivitas salah satu sel darah putih saat ada partikel asing yang masuk) paru-paru saat suhu dingin.

“Menghirup udara dingin mengakibatkan penyempitan saluran bronkial yang meningkatkan potensi infeksi pada paru-paru,” ujar Budi.

“Berdasar informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa suhu udara memiliki potensi efek ganda pada persebaran infeksi Covid-19.”

“Yaitu pada sisi kemampuan virus bertahan dan daya tubuh/imunitas manusia,” pungkasnya. (Ts/-Th)

Baca juga: KAGAMA Qatar Galang Donasi untuk Mahasiswa UGM Terdampak Covid-19


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA