Obat Bahan Alam di Indonesia Melimpah, Tak Perlu Impor

444
Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr.Rer.Nat. Triana Hertiani, M.Si., Apt., membabar strategi untuk optimalkan obat bahan alam di Indonesia. Foto: Maulana
Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr.Rer.Nat. Triana Hertiani, M.Si., Apt., membabar strategi untuk optimalkan obat bahan alam di Indonesia. Foto: Maulana

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Potensi obat bahan alam di Indonesia sangat besar. Kebanyakan sumber bahan ditemukan di laut dan darat.

Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr.Rer.Nat. Triana Hertiani, M.Si., Apt., menjelaskan, dari segi jenis tanaman, potensinya cukup besar.

Namun, ironisnya Indonesia masih impor bahan baku obat.

“Indonesia merupakan salah satu negara penghasil terbesar tanaman bahan obat di dunia. Selain tanaman, ada juga mikrobanya yang potensial sebagai penghasil obat,”ujarnya.

Dia menjelaskan, memanfaatkan bahan alam sebagai obat sudah cukup membudaya di Indonesia. Misalnya pengobatan tradisional.

Baca juga: RUU Omnibus Law Banyak Dikritik, Pemerintah Terbuka Terima Masukan

Masyarakat pun sudah memiliki catatan khusus tentang manfaat dan penggunaan obat bahan alam bagi kesehatan.

Tinggal dikembangkan secara maksimal dengan mengikuti perkembangam zaman.

Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan obat bahan alam.

Salah satunya soal biaya tambahan untuk mengeksplorasi bahan dari sumbernya.

“Sumber bahannya belum dieksplor dengan maksimal. Selain itu, tantangan lainnya yaitu gerakan bersama untuk mengembangkan obat bahan alam itu,” ujarnya.

Baca juga: Pandangan Peneliti UGM Mengenai Khitan di Kalangan Perempuan