Wabah Corona Makin Meluas, UGM Imbau Tunda Perjalanan ke Luar Negeri

435
Sebaran COVID-19 dari hari ke hari makin meluas. Foto: Humas UGM
Sebaran COVID-19 dari hari ke hari makin meluas. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sebaran COVID-19 dari hari ke hari makin meluas.

Kini, virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut dilaporkan telah menjalar ke 55 negara di dunia.

11 Negara baru yang mengonfirmasi virus tersebut yakni Azerbaijan, San Marino, Selandia Baru, Belarus, Lithuania, Romania, Denmark, Estonia, dan Nigeria dan lainnya.

Lantaran wabah yang semakin merebak, Universitas Gadjah Mada mengeluarkan imbauan kepada sivitas akademika.

Hal tersebut termaktub dalam Surat Edaran tentang Kewaspadaan Dini Terkait COVID-19 tertanggal 28 Februari 2020.

Dalam edaran tersebut, Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng., D. Eng, IPU, ASEAN Eng., diungkapkan bahwa sivitas akademika diminta menangguhkan seluruh perjalanan keluar negeri untuk keperluan yang dapat ditunda.

Baca juga: Dua Tahun Berdiri, KAGAMA Orchids Semakin Tumbuh dan Mekar

Hal tersebut berlaku di negara yang terdampak COVID-19.

“Sivitas yang baru saja datang dari luar negeri diminta membatasi interaksi dengan sivitas akademika UGM maupun anggota keluarga,” kata Rektor.

Hal ini terutama bagi yang baru pulang dari China, Korea, Jepang, Singapura, Australia, Malaysia, Vietnam, Thailand, India, Amerika Serikat, Kanada, Italia, Jerman, Perancis, Inggris, Iran, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Belanda.

Hal tersebut berlaku untuk 14 hari seusai kepulangan ke Indonesia.

Apabila dalam 14 hari yang bersangkutan mengalami demam, batuk, pilek, sesak, dan lainnya Rektor meminta untuk segera memeriksakan diri ke Poli Paru RSUP dr. Sardjito dan mengirimkan hasil check-up via email ke [email protected].

Baca juga: Arab Saudi Hentikan Sementara Kunjungan Umrah, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Antisipasi