Supaya Kamar Kos Mahasiswa Tidak Lembab dan Berjamur

13044

Baca juga: Bernostalgia dengan Kehidupan Guru dan Pelajar Tempo Doloe di Museum Pendidikan Indonesia

Maksimalkan Penggunaan Ventilasi dan Jendela

Bila kamar lembab karena kurangnya cahaya dan udara, maka kamu perlu memaksimalkan fungsi ventilasi dan jendela, dengan memperbaiki sirkulasi udara.

Biarkan ventilasi terbuka, kemudian buka jendela setiap kali bangun tidur di pagi hari.

Tidak ingin isi kamar terlihat dari luar? Selain memasang gorden tebal, kamu bisa pasang juga gorden tipis, sehingga sirkulasi udara tetap ada.

Atur Tata Letak Perabotan

Tata letak perabotan yang terlalu dekat atau bertumpuk juga bisa menyebabkan kamar jadi lembab dan tumbuh jamur.

Beri jarak pada setiap perabotan yang kamu letakkan.

Akan lebih rapi dan sehat lagi jika perbotan kamar dikelompokkan dan diletakkan bersamaan dalam satu sisi.

Misalnya, tempat tidur jangan diletakkan di sebelah dispanser atau tempat tidur jangan diletakkan bersebelahan dengan kamar mandi.

Baca juga: Langkah Tim KKN-PPM UGM Samboja Berjaya Lestarikan Alam Ibu Kota Negara

Pilih Warna Gorden yang Cerah

Siapa yang menyangka jika ternyata warna gorden dapat mempengaruhi suhu ruangan.

Gorden berwarna gelap mampu menyerap panas matahari dengan capat, sehingga membuat kamar menjadi lebih panas.

Untuk itu, pilih gorden dengan warna cerah, supaya suhu ruangan lebih seimbang antara dingin dan panasnya.

Jangan Terlalu Menyimpan Banyak Barang

Banyaknya barang yang kamu simpan di kamar kos dapat mempengaruhi sirkulasi udara di ruangan.

Suhu ruangan yang meningkat dapat menimbulkan kelembaban.

Jika sudah terlanjur, coba pilah dan pilih lagi barang-barang di kos.

Barang yang sudah tidak terpakai bisa kamu buang atau bawa pulang lagi ke rumah.

Baca juga: Tiket Rp15 Ribu yang Antarkan Prof. Endang S. Rahayu ke Teknologi Pertanian UGM