Sekjen Kemendes PDTT, Anwar Sanusi: Selain Kumpul-kumpul, KAGAMA Harus Terus Migunani bagi Masyarakat

615
Selain kumpul-kumpul, Anwar juga menyampaikan supaya kehadiran KAGAMA di berbagai daerah turut bermanfaat atau migunani terhadap masyarakat setempat. Foto: KAGAMA
Selain kumpul-kumpul, Anwar juga menyampaikan supaya kehadiran KAGAMA di berbagai daerah turut bermanfaat atau migunani terhadap masyarakat setempat. Foto: KAGAMA

KAGAMA.CO, BANDUNG – Wakil Ketua Umum PP KAGAMA Anwar Sanusi mengapresiasi Musyawarah Daerah (Musda) KAGAMA Jawa Barat yang telah berlangsung pada ada Minggu (26/1/2020).

Acara tersebut dihelat di Gedung Mojopia Barat, Kampus Corporate Telkom University, Bandung.

Dr. H. Dodo Suhendar, MM diputuskan sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) KAGAMA Jawa Barat periode 2020-2025.

Dodo merupakan alumnus Fakultas Kedokteran UGM angkatan 1982 yang kini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Pemprov Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Anwar Sanusi menyinggung tentang arah perkembangan KAGAMA pada 15-20 tahun ke depan.

Bincang santai pengurus baru KAGAMA Jabar bersama Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi (paling kanan). Foto: KAGAMA
Bincang santai pengurus baru KAGAMA Jabar bersama Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi (paling kanan). Foto: KAGAMA

Baca juga: Sambut Imlek, Ganjar Pranowo Ngopi di Kawasan Pecinan Semarang

Hal tersebut telah tertuang dalam Garis-garis Besar Haluan KAGAMA (GBHK) yang telah disepakati dalam Munas XIII KAGAMA di Bali beberapa waktu lalu.

Sekjen Kemendes PDTT ini mengatakan, diharapkan KAGAMA menjadi organisasi yang kokoh.

Karenanya, pihaknya telah melakukan konsolidasi di mana-mana agar kepengurusan di daerah, cabang dan komunitas terbentuk.

“Tujuannya untuk mengumpulkan potensi yang ada. Di berbagai daerah, di luar negeri kita dorong, dan kita respon untuk yang pro-aktif.”

“Kita bikin kartu alumni, kerja sama dengan berbagai pihak. Semua itu untuk tujuan konsolidasi. Ini kita galakkan sejak 2014, sampai sekarang ini,” ujar alumnus FISIPOL UGM ini.

Baca juga: Siaga Wabah Virus Corona, Pemerintah Lakukan Ini