Semarak Perayaan Natal di KBRI Moskow

367
Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi, didampingi Nowela Idol, memberikan kata sambutan dalam perayaan Natal 2019 di KBRI Moskow. Foto : KBRI Moskow
Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi, didampingi Nowela Idol, memberikan kata sambutan dalam perayaan Natal 2019 di KBRI Moskow. Foto : KBRI Moskow

KAGAMA.CO, MOSKOW – Sukacita dan damai menyelimuti perayaan Natal ini diselenggarakan oleh Persekutuan Kristen Indonesia di Rusia (Perki) yang didukung dan digelar di KBRI Moskow, Sabtu (28/12/2019).

Sebelum acara perayaan Natal, masyarakat Indonesia umat Kristiani terlebih dahulu melaksanakan ibadah yang dipimpin oleh Romo Laurentius Lemdel, SVD, seorang pastor warga negara Indonesia yang tinggal di Volgograd, sekitar 970 kilometer dari Moskow.

Menurut Samuel, Ketua Panitia Natal 2019 Perki, Natal kali ini bertemakan Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang (Yohanes 15:14-15) dan sub tema Kasih dalam Kebhinekaan.

Perayaan Natal dihadiri oleh masyarakat Indonesia di Rusia dan juga masyarakat Rusia sahabat Indonesia.

Di antara WNI yang hadir tidak hanya yang berdomisili di Moskow, tetapi dari berbagai kota lainnya di Rusia, seperti Kazan, Saint Peterburg, Volgograd, dan Tambov yang datang ke Moskow, bahkan ada yang datang menggunakan kereta api dengan lama perjalanan sekitar sembilan hingga 10 jam.

Selain itu, perayaan Natal tidak hanya dihadiri oleh umat Kristiani, tetapi juga umat beragama lainnya, seperti Islam dan Kristen Orthodox.

Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi hadir dalam perayaan Natal ini dan sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang majemuk.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Indonesia di Rusia untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta kerukunan.”

“Selamat Natal dan semoga tahun depan lebih diberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Dubes Wahid.

Suasana Natal di KBRI Moskow terasa meriah dengan kehadiran Nowela Idol atau Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay yang menyemarakkan perayaan Natal masyarakat Indonesia di Rusia.

Nowela hadir untuk berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan masyarakat Indonesia di Rusia dalam perayaan Natal 2019.

Kehadiran Nowela disambut antusias oleh sekitar 250 orang yang hadir pada acara tersebut, yang sebagian besar adalah mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di negeri beruang merah ini.

Nowela mengatakan suatu pengalaman yang sangat berharga bisa datang ke Moskow dan bertemu dengan masyarakat Indonesia di Rusia.

Menurut penyanyi berdarah Batak dan Papua ini, meskipun tidak ada salju saat perayaan Natal atau White Christmas sebagaimana harapan sebelum ke Moskow, kehangatan dan kebersamaan tetap dirasakan di musim dingin Moskow di penghujung tahun 2019.

“Saya berharap Natal tahun ini membawa suka cita buat seluruh masyarakat Indonesia di Rusia. Acara ini sebagai bentuk dari persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia di Rusia,” kata Nowela.

Nowela menunjukan kepiawaiannya dalam menyanyi dan sejumlah lagu dipersembahkan oleh pemenang Indonesian Idol musim kedelapan ini.

Lagu-lagu tersebut seperti White Christmas, Karena Cinta, Santa Claus is coming to town, All I want for Christmas is you, Aku Papua, dan Cinta.

Masyarakat Indonesia dan tamu undangan lainnya yang hadir tidak hanya mendengarkan dan menyaksikan Nowela menunjukan suara emasnya, tetapi juga berbaur dan menari saat Nowela membawakan lagu Maumere dan Poco-poco.

Tidak ketinggalan pula Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi dan Wakil Kepala Perwakilan RI, Azis Nurwahyudi menari bersama.

Perayaan Natal ini dipersembahkan juga tarian daerah, yaitu Rantoeh Jaro (Aceh) dan Yapong (Jakarta), berbagai lagu, termasuk dari kelompok paduan suara Gereja Katholik Saint Louis Moskow dan masyarakat Indonesia di Rusia, pembacaan puisi, dan ucapan Natal dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia.

Para pengisi acara tersebut adalah murid Sekolah Indonesia Moskow (SIM), mahasiswa Indonesia di Rusia, dan masyarakat Indonesia lainnya di Rusia, serta sejumlah warga Rusia. (KBRI Moskow/Josep)