Gudeg dan Lotek Kurang Mengenyangkan, Tapi Mengandung Energi yang Sangat Tinggi

5576
Biasanya kita menganggap makan lotek itu sehat, tetapi dengan komponen tambahan seperti gorengan dan ketupat, energinya sangat tinggi. Foto: Humas UGM

KAGAMA, BULAKSUMUR – Kandungan energi dari makanan tradisional Jogja dipaparkan dalam talkshow bertajuk Mengenal Kandungan Gizi Makanan Tradisional dan Kaitannya dengan Peningkatan Prevalensi Penyakit Tidak Menular pada Rabu (18/12/2019) di Ruang Theater FK-KMK UGM.

Kegiatan yang diprakarasai oleh FK-KMK UGM ini menghadirkan tiga pembicara.

Mereka yaitu Pakar gizi kesehatan FK-KMK UGM , Dr. Lily Arsanti, STP, MP., pakar ilmu penyakit dalam FK-KMK dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dr. Wina Yati Susanti, M.Sc, Sp.PD dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Daerah istimewa Yogyakarta.

Dalam paparannya, Lily mengungkap beberapa makanan yang memiliki kandungan energi yang sangat tinggi, seperti gudeg dan lotek yang biasanya  dianggap bukan makanan yang mengenyangkan.

Satu piring nasi gudeg yang terdiri dari nasi, gudeg, ayam suwir, telur dan krecek mengandung karbohidrat dan lemak yang tinggi dengan jumlah energi mencapai 1.027 kkal.

Artinya untuk makan sepiring gudeg hampir separuh kebutuhan kalori sehari sudah terpenuhi.

“Inilah yang memiliki kontribusi peningkatan obesitas dan diabetes,” ujarnya.

Baca juga: Ada Wajah Ibu Kota Baru di Pameran Arsitektur WA+U KATAGAMA

Pun dengan lotek di Yogyakarta, dengan komponen tambahan seperti ketupat dan gorengan, besaran energinya mencapai 1.000 kkal.

“Biasanya kita menganggap makan lotek itu sehat, tetapi dengan komponen tambahan seperti gorengan dan ketupat, energinya sangat tinggi,” ucap Lily.

Penulis buku Kandungan Zat Gizi Makanan Khas Yogyakarta ini mengungkap, kudapan yang kerap dikonsumsi tersebut juga memberikan energi berlebihan.

Selain meneliti makanan khas yang memiliki energi tinggi, Lily mengungkap salah satu makanan khas Yogyakarta yang memiliki fungsi tertentu, yaitu menurunkan risiko diare pada anak.

Makanan tersebut disebut sebagai growol yang terbuat dari bahan jagung.

Baca juga: Bebas dari Penyakit Musim Hujan ala Serat Primbon Jampi Jawi