Nostalgia Rektor UGM di Gelanggang Mahasiswa, Sering Ngungsi Saat UAS

719
“Bagi mahasiswa yang ingin jadi rektor di masa depan, perlu tidur di Gelanggang. Foto: Susetio
“Bagi mahasiswa yang ingin jadi rektor di masa depan, perlu tidur di Gelanggang. Foto: Susetio

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng. ternyata memiliki pengalaman menarik dengan Gelanggang Mahasiswa UGM.

Hal itu diungkapkannya kala hadir di acara Tilik Gelanggang 2019, Sabtu (14/12/2019).

Acara Tilik Gelanggang 2019 diprakarsai oleh Kagama Gelanggang dan bertujuan untuk menyatukan alumni yang pernah berkecimpung di Gelanggang lintas angkatan.

Panut bercerita, pada tahun 1980-an Gelanggang Mahasiswa UGM menjadi pusat kegiatan para aktivis, selain juga kegiatan yang berhubungan dengan keolahragaan.

Beberapa kegiatan lain yang ada di Gelanggang Mahasiswa UGM yaitu salat tarawih berjamaah dan pengajian mingguan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Amien Rais.

Baca juga: The Dean Nekat Tampil di Nitilaku UGM 2019, Hanya Latihan 1 Jam

Salah satu kenangan yang membekas bagi Panut, dia selalu tidur di Gelanggang ketika masa Ujian Akhir Semester.

Kala itu Panut berpikir, daripada pulang ke kos-kosan dan kurang kondusif karena ramai, dia lebih memilih mengungsi dan melanjutkan belajarnya hingga ketiduran di Gelanggang.

“Bagi mahasiswa yang ingin jadi rektor di masa depan, perlu tidur di Gelanggang,” kelakarnya.

Panut menekankan kepada para aktivis Gelanggang bahwa kelak di dunia kerja, pengalamannya tersebut akan terasa manfaatnya.

“Kegiatan di gelanggang ini terasa sangat besar manfaatnya ketika para mahasiswa lulus dan jadi pemimpin, kenangan yang ada di gelanggang mahasiswa ini akan membekas,” pungkas Panut. (Ezra)

Baca juga: Didi Kempot Ajak Sobat Ambyar ‘Pamer Bojo Dhewe-dhewe’ di Panggung Nitilaku UGM