Gelar Pameran Keris, RSUP Dr. Sardjito Ingin Menjadi Rumah Sakit Berbudaya

751
Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, Dr. dr. Darwito, SH, Sp.B(K)Onk (lurik hijau) meninjau lokasi pameran Mahakarya Keris Nusantara. Foto: Kinanthi
Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, Dr. dr. Darwito, SH, Sp.B(K)Onk (lurik hijau) meninjau lokasi pameran Mahakarya Keris Nusantara. Foto: Kinanthi

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – RSUP Dr. Sardjito berharap bisa menjadi rumah sakit yang berbudaya.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Seminar Kesehatan dan Pameran Mahakarya Keris Nusantara Banu Hermawan,SH., MHLi.

Pameran bertajuk Spiritualitas Jawa dalam Menjaga Kesehatan Menuju Rumah Sakit Berbudaya ini digelar pada Senin (28/10/2019) di Gedung Diklat RSUP Dr. Sardjito.

Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Sumpah Pemuda RSUP Dr. Sardjito.

Banu percaya bahwa intisari budaya lokal dapat menciptakan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat.

RSUP Dr. Sardjito siap menjalankan sebuah layanan kesehatan yang berbasis budaya adiluhung dari Jogjakarta. Foto: Kinanthi
RSUP Dr. Sardjito siap menjalankan sebuah layanan kesehatan yang berbasis budaya adiluhung dari Jogjakarta. Foto: Kinanthi

Baca juga: Dokter Gigi Peraih IPK 4,00 Ini Tidak Ingin Kaya dari Profesinya

“RSUP Dr. Sardjito siap menjalankan sebuah layanan kesehatan yang berbasis budaya adiluhung dari Jogjakarta,” ujar Banu.

Dengan mempelajari keris, kata dia, harapannya bisa menjadi spirit baru bagi RSUP Dr. Sardjito terutama bagi para karyawan.

Falsafah-falsafah keris dapat dijadikan inspirasi, misalnya seperti spirit ramah tamah yang dijunjung oleh budaya Jawa.

Dijelaskan oleh Banu, ada 150 pusaka keris yang dipamerkan untuk dua hari ke depan yakni 28-29 Oktober 2019, antara lain keris, keris tombak, tombak kecil, kledung, dan sebagainya.

Selain itu, ada seminar kesehatan yang akan membedah lebih dalam tentang spiritualisme Jawa dalam kesehatan.

Baca juga: Nadiem Makarim Ditunjuk Jokowi Jadi Mendikbud, Begini Kata Pakar UGM