Potensi Wisata Lansia di Yogyakarta

1070
Potensi Wisata Lansia di Yogyakarta.(Foto: Humas UGM)
Potensi Wisata Lansia di Yogyakarta.(Foto: Humas UGM)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Indonesia menjadi salah satu tujuan destinasi wisata bagi wisatawan untuk berlibur. Namun begitu, tidak semua destinasi wisata tersebut ramah terhadap pengunjung lansia. Oleh karena itu, pemerintah dan pengelola wisatawan diharapkan bisa menyediakan fasilitas bagi wisatawan dari kelompok lanjut usia.

Peneliti Pusat Studi Pariwisata (Puspar) UGM, Dr. Dyah Widiyastuti, mengatakan keinginan berwisata bagi kaum lanjut usia berbeda dengan wisatawan pada umumnya. Keinginan berwisata mereka lebih condong untuk bisa berkumpul bersama dengan orang lain, baik bersama keluarga maupun teman komunitas.

“Motivasi lansia untuk wisata lebih pada sosial impersonal dan motivasi fisik,” kata Dyah dalam diskusi mobilitas dan wisata lansia di ruang seminar Puspar UGM, Selasa (26/02/2019).

Dyah menuturkan pengunjung lansia biasanya datang bersama dengan anggota keluarga, seperti anak, menantu, dan cucu, bahkan ikut berwisata dengan para komunitas. Dari penelitiannya, ia menyebutkan ada delapan aktivitas lansia selama berwisata, yakni duduk, jalan, ngobrol, makan,  membaca,  mengasuh cucu, berfoto ria dan menikmati lingkungan.

“Mereka cenderung  melakukan kegiatan pasif dengan aktifitas yang  dilakukan menyesuaikan ketersediaan fasilitas yanga da di objek wisata yang dikunjungi,” kata Dosen Fakultas Geografi UGM ini.

Berdasarkan pola wisatawan lansia di kota Yogyakarta, kata Dyah, didominasi oleh kelompok lansia dengan kondisi sosial demografi dan ekonomi yang rendah. Adapun kegiatan bepergian lansia kota Yogyakarta umumnya hanya berkunjung ke tempat wisata yang ada di sekitar rumah karena terjangkau bagi lansia.

“Lansia yang berkunjung ke objek wisata biasanya datang berkelompok bukan secara individu,” ujarnya.