Cara Alternatif Mengobati Kanker Payudara

155
Kanker Payudara.(Foto: hellosehat.com)
Kanker Payudara.(Foto: hellosehat.com)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Kanker payudara menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius bagi perempuan Indonesia. Secara umum, risiko terjadinya kanker berasal dari faktor endogen dan eksogen.

Risiko dari faktor endogen disebabkan oleh gen, hormon, dan enzim tertentu, sedangkan eksogen berasal dari radiasi, senyawa kimia karsinogenik, virus, toksin mikrobia, dan sebagainya.

Dalam studinya, Fatma Zuhrotun Nisa menjelaskan bahwa kanker payudara juga dipicu oleh stres oksidasi yang terjadi karena terjadi kelebihan produksi Reactive Oxygen Species (ROS) dan jumlah antikosidan dalam tubuh tidak mencukupi, sehingga memicu mutasi gen.

“Keadaan tingginya produksi ROS juga didorong oleh stres psikologis beserta pola makan tinggi lemak dengan serat yang rendah,” tulisnya.

Sejauh ini, pengobatan yang diterapkan pada penderita kanker yaitu kemoterapi yang berfungsi untuk mengecilkan tumor primer, menghambat pertumbuhan tumor, serta membunuh sel kanker yang menyebar ke seluruh tubuh.

Akan tetapi, kemoterapi ini menyebabkan ikut terbunuhnya sel normal dalam tubuh dan biayanya mahal. Oleh karena itu, pasien kanker seringkali memiliki beban ekonomi yang sangat besar.

Fatma menjelaskan dalam disertasinya di Prodi Ilmu Pangan UGM tahun 2017 berjudul Potensi Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) sebagai Antioksidan dalam Upaya Menghambat Kanker Payudara, bahwa kanker payudara dapat dikontrol melalui konsumsi buah dan sayur yang mengandung senyawa anti kanker, salah satunya adalah daun pepaya.

Daun tersebut mengandung α-tokoferol, likopen dan benzilsotiosianat yang bersifat anti kanker. Dalam disertasi ini, disebutkan pula bahwa hasil penelitian dari Otsuki menunjukkan adanya penghambatan pertumbuhan sel kanker payudara dengan ekstrak maupun jus daun pepaya.(Tita)