UGM Luncurkan Buku “Dua Menyemai Damai” tentang Kontribusi Muhammadiyah dan NU

345
Buku
Buku "Dua Menyemai Damai" tentang Kontribusi Muhammadiyah dan NU.(Foto: Humas UGM)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Peran organisasi massa (ormas) di Indonesia, yaitu Muhammadiyah dan NU dapat menjadi kampanye atas promosi Islam Indonesia di ranah dunia.

Peranan tersebut kemudian dikaji dan dipublikasikan dalam bentuk buku oleh tim riset dari Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) UGM.

Hal tersebut disampaikan oleh M. Najib Azca, Ph.D, ketua tim riset dalam Peluncuran Buku dan Seminar Peran dan Kontribusi Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama dalam Perdamaian dan Demokrasi (Narasi Lokal, Nasional, dan Global) di Ruang Multimedia, Gedung Pusat UGM, Kamis (17/01/2018).

Dalam sambutannya, Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng., D. Eng menyampaikan bahwa Muhammadiyah dan NU memiliki kiprah dalam perdamaian dan demokrasi.

Hal tersebut dibuktikan dengan besarnya massa yang dimiliki kedua ormas itu yang mewarnai pengaruh agama Islam terhadap bangsa Indonesa. Bahkan, Islam dapat berjalan dengan rukun dan pluralitas dalam koridor persatuan dan kesatuan.

Panut menambahkan bahwa kerukunan itu mulai terkoyak karena adanya pemahaman yang datang dari luar. Ada berbagai macam pemahaman yang menganggap bahwa seolah-olah Islam tidak sesuai dengan perdamaian maupun demokrasi.

Padahal, Islam mampu berjalan selaras dengan perdamaian dan demokrasi. “Hadirnya buku ini diharapkan memberikan pemahaman tentang Islam yang sesuai dengan perdamaian dan demokrasi, serta dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata”, pungkasnya.(Tita)