Menlu Retno Marsudi, Wanita Pertama Raih Penghargaan Tokoh Publik Indonesia Awards 2018

1118
Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi dinilai berhasil mempromosikan Agenda 2030 tentang Pembangunan Berkelanjutan, serta kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian, stabilitas dan kemanusiaan melalui diplomasi. Foto : Kabinet Kerja 2014-2019
Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi dinilai berhasil mempromosikan Agenda 2030 tentang Pembangunan Berkelanjutan, serta kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian, stabilitas dan kemanusiaan melalui diplomasi. Foto : Kabinet Kerja 2014-2019

KAGAMA.CO, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi
dinobatkan sebagai Tokoh Publik dalam ajang penghargaan Indonesia Awards 2018. Acara tersebut diselenggarakan oleh iNews TV, salah satu stasiun televisi MNC Group.

Menlu Retno dinilai menjadi tokoh wanita yang memiliki etos kerja tinggi selama menjabat Menlu Republik Indonesia sehingga dinilai layak diberikan penghargaan dalam Kategori Tokoh Publik dalam penghargaan Indonesia Awards 2018.

Lulusan Ilmu Hubungan Internasional UGM angkatan 1981 ini pun menjadi perempuan pertama yang meraih penghargaan Kategori Tokoh Publik dalam ajang penghargaan ini.

Namun, Menlu Retno yang tak bisa hadir diwakili oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Cecep Herawan.

Pasalnya, dia harus menemani Presiden Joko Widodo kunjungan kerja ke negara Papua Nugini.

“Saya mengucapkan terimakasih sebelumnya dan mohon maaf saat ini ibu Retno Marsudi sedang perjalanan ke papua Nugini bersama Presiden, menyampaikan salam hangat kepada iNews dan MNC Group dan dewan juri,” ujar Cecep saat memberikan sambutan di Gedung iNews Center, Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Selain itu, Cecep juga menyampaikan pesan yang diberikan oleh Retno bahwa penghargaan yang didapatkan tersebut merupakan bentuk sebagai dukungan diplomasi bangsa Indonesia.

“Dan beliau pesan, dan meyakini bahwa penghargaan ini sebagai bentuk penghargaan rakyat Indonesia serta mendukung diplomat bangsa Indonesia,” tuturnya.

Lahir di Semarang 27 November 1962, tugas dan peran Indonesia dikancah internasional menjadi tanggung jawabnya.

Menlu Retno merupakan salah satu menteri kabinet kerja Presiden Joko Widodo yang ditunjuk dari kalangan birokrat.

Dia memulai kariernya sejak 1986 dengan menjadi Staf Biro Analisa dan Birokrasi untuk kerja sama ASEAN.

Dikutip dari laman kemlu.go.id, dia pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia (2005 – 2008), Direktur Jenderal Amerika dan Eropa (2008 – 2012), dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda (2012 – 2014).

Pada 20 September 2017, ia meraih penghargaan ‘Agen Perubahan’ dari United Nations Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women (UN Women) dan the Global Partnership Forum (GPF) pada Sidang Umum PBB di New York, AS.

Penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas kerja keras Indonesia terutama dalam mempromosikan Agenda 2030 tentang Pembangunan Berkelanjutan, serta kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian, stabilitas dan kemanusiaan melalui diplomasi.

Berkat prestasinya, Menlu Retno masuk kategori tokoh publik dalam ajang penghargaan Indonesia Awards 2018 yang digelar iNews.

Ajang ini memberikan penghargaan kepada kepala lembaga negara, kepala pemerintahan daerah maupun individu non pemerintahan atas dedikasi dan prestasi yang menjadi kebanggaan Indonesia.

Selain Tokoh Publik, juga terdapat kategori lain, di antaranya Kota Paling Mempesona, Pelayanan Kesehatan berbasis Data, Tata Kelola Keuangan Daerah Terbaik, Tokoh Inovasi Pembangunan, Keterbukaan Informasl Publik, Layanan Publik Berbasis Teknologi. (jos)