Kedubes RI Buka Jalan bagi Pencak Silat menuju Olimpiade

61

KAGAMA.CO, DEN HAAG – Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja mengharapkan pencak silat dapat bertumbuh subur di Belanda. Duta Besar Wesaka Puja juga berharap agar ke depannya, kerja sama antara Kemenpora, Persilat, KBRI Den Haag, dan NPSF semakin intens. Hal itu guna menumbuhkembangkan pencak silat di Belanda.

Harapan Dubes disampaikan pada pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia (Menpora), Imam Nahrawi, Selasa (23/10/2018) sore di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda di Den Haag. Pertemuan diselenggarakan dalam rangka persiapan program “Road to Olympic Games” dan Indonesia’s Sport Branding, untuk mempromosikan olahraga pencak silat menuju Olimpiade 2032. Selain di Belanda, pertemuan dengan Menpora juga dilakukan di Perancis, dan Swiss.

Hadir pada pertemuan tersebut, selain Dubes Wesaka Puja dan Menpora Imam Nahrowi, antara lain Sekretaris Jenderal Persilat, Teddy Suratmadji; Asisten Deputi Industri dan Promosi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Sandi Suwardi Hasan; Presiden Federasi Pencak Silat Belanda (Nederlandse Pencak Silat Federatie/ NPSF), Olivier Blancquaert; serta perwakilan dari KBRI London. Putri Indonesia 2015, yang juga merupakan Duta Pemuda dan Juru Bicara Kemenpora, Anindya Kusuma Putri, menjadi pemandu acara sore itu.

Turut hadir dan unjuk kebolehan dalam bersilat, yaitu Puspa Arum Dara, atlit pencak silat nasional Indonesia peraih medali emas di ajang Asian Games 2018, untuk cabang olahraga pencak silat kategori seni tunggal putri.

Pertemuan didahului focus group discussion melibatkan Asdep Industri dan Promosi Kemenpora, Sekjen Persilat, Presiden NSPF, perwakilan enam perguruan pencak silat di Belanda, serta wakil dari KBRI London dan KBRI Den Haag. FGD tersebut mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan perguruan pencak silat di Eropa dan langkah-langkah konkrit yang dapat dilakukan secara bersama-sama dan bersinergi antara Kemenpora, Perwakilan Indonesia di berbagai negara, serta federasi pencak silat di berbagai negara di Eropa untuk mengusung pencak silat sebagai sport branding Indonesia demi mencapai tujuan jangka panjang dipertandingkannya pencak silat di olimpiade 2032. [RTS]