Kopma UGM Siap Hadapi Era Koperasi 4.0

205

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Menghadapi tantangan era disrupsi teknologi, Koperasi Mahasiswa (Kopma) UGM menghadirkan cooperative workshop bertema “E-Cooperative for Youth Generation”. Workshop yang diselenggarakan di Hall Gelanggang Mahasiswa, Sabtu (25/8/2018) menghadirkan Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA. DR (C) Catur Susanto, S.AB., M.AB. dan Sugeng Imam Diryo, S.E., M.E. sebagai pembicara.

Cooperative workshop yang menargetkan mahasiswa baru UGM angkatan 2018, dibuka dengan sambutan dan pemukulan gong dari Direktorat Kemahasiswaan, Dr. R. Suharyadi, M.Sc. Turut hadir pula perwakilan Dinas Koperasi dan UKM sebagai tamu undangan.

Catur Susanto yang merupakan Kepala bagian Data Biro Perencanaan Kementerian Koperasi dan UKM RI menyampaikan perlunya rebranding koperasi untuk membuka wawasan generasi muda tentang koperasi zaman now.

Rebranding koperasi yang dimaksud ialah menunjukkan bahwa koperasi tidak lagi tua dan kuno dengan memanfaatkan teknologi sehingga dapat mengikuti perkembangan di era disrupsi. Salah satunya dengan membuka diri terhadap pasar digital (online shop).

Senada dengan Catur, Ali Agus yang merupakan Ketua Pengurus Besar ISPI sekaligus Dekan Fakultas Peternakan UGM juga menambah wawasan peserta dengan memaparkan berbagai model bisnis yang dapat dilakukan oleh sebuah koperasi.

Ia juga memaparkan hasil kunjungannya ke salah satu koperasi susu di Selandia Baru guna membuka wawasan bagi generasi muda untuk tidak lagi memandang koperasi sebelah mata.

Berbeda dengan dua narasumber lainnya, Sugeng Imam Diryo selaku Research Development and Programmer Koperasi Kredit Adil Dlingo lebih memaparkan mengenai koperasi yang sejati dan profesional serta kesadaran berkoperasi pada masyarakat modern.

Sugeng menjelaskan, pendidikan perkoperasian melalui berbagai jalur sangatl penting guna menciptakan insan koperasi yang dapat menjadikan koperasi sebagai sarana pemberdayaan dan peningkatan ekonomi bagi anggotanya.

Di penghujung acara, Ali Agus pun menyatakan maju tidaknya sebuah koperasi tergantung pada kontribusi aktif yang diberikan oleh anggotanya dalam memajukan koperasinya. [SHAFIERA ROSA EL-YASHA]