Sabtu, 25 Mei 2024 | 00:11 WIB

Tenaga Ahli Autisme di Indonesia Masih Terbatas

Anak dengan autisme juga memiliki kecenderungan mudah mengalami tantrum atau marah. Hal ini dikarenakan mereka tidak merasa nyaman dengan situasi lingkungan.

“Anak autis mudah terkena tantrum karena mungkin situasi lingkungan yang tidak nyaman karena secara sensori mereka belum bisa menerimanya,” terangnya

Meskipun penyebab autisme belum diketahui secara pasti, Gamayanti mengatakan deteksi dan penanganan sejak dini akan membantu perbaikan perkembangan anak penyandang autis.  Deteksi dini autisme bisa dilakukan oleh orang tua dengan melihat dan memantau tumbuh kembang anak sejak kecil.

Biasanya orang tua bisa sangat merasa saat anak dalam proses yang seharusnya bisa bicara. Namun deteksi dini bisa dilakukan sejak usia 3-4 bulan dengan melihat ketertarikan interaksi dengan lingkungan.

“Pada beberapa kasus ditemukan perkembangan penyandang autis seakan normal hingga usia 2 tahun lalu mengalami penurunan sesudahnya,” katanya.


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA