Tradisi Mapag Toya di Embung Potorono Bantul

522
Mapag Toyo 2018 UGM

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA-Di bawah guyuran hujan, ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Embung Potorono, Banguntapan, Bantul. Pasalnya, di lokasi tersebut telah diadakan peringatan Hari Air Dunia yang sekaligus perayaan ulang tahun ke-5 Gerakan Irigasi Bersih (GIB) Merti Tirto Amartani. Memperingati dua agenda tersebut, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak dengan Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan budaya Mapag Toya. Acara yang dilaksanakan pada Minggu (25/3) tersebut dihadiri beberapa perwakilan dari instansi pemerintah dan UGM.

Salah Satu Simbolis Mapag Toyo yang menyimbolkan penghargaan terhadap air sebagai anugerah Tuhan
Salah Satu Simbolis Mapag Toyo yang menggambarkan penghargaan terhadap air sebagai anugerah Tuhan

Mapag Toya merupakan tradisi mengambil air dari Sungai Tambak Boyo yang membelah Desa Potorono. Air sebagai simbol dari kehidupan tersebut kemudian diambil dan ditampung dalam beberapa kendi.. Sebelum melakukan tradisi itu, iring-iringan warga yang mengendarai bendi serta membawa tiga gunungan hasil bumi dan jajanan pasar diarak mengelilingi desa dan berakhir di Embung Potorono. Sontak karnaval ini mengundang antusiasme tersendiri bagi warga Desa Potorono dan sekitarnya.