UGM Dorong Indonesia Berdaulat Pangan

55
Diskusi Terkait Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan: Bersama Mewujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia di Fakultas Peternakan UGM. (Foto: Dok. Humas UGM)
Diskusi Terkait Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan: Bersama Mewujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia di Fakultas Peternakan UGM. (Foto: Dok. Humas UGM)

BULAKSUMUR, KAGAMA.CO—Indonesia mampu menjadi negara yang berdaulat pangan. Hal ini disampaikan Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., di hadapan ratusan petani dan peternak dalam dalam Sarasehan dan Diskusi Terkait Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan: Bersama Mewujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia di Fakultas Peternakan UGM pada Senin (29/1).

Panut tidak memungkiri kenyataan saat ini Indonesia masih bergantung pada produk impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik dalam sektor pertanian, peternakan maupun lainnya. Kendati begitu dia meyakini kedaulatan pangan bisa segera terwujud di Indonesia dengan sinergi dan kerja sama antar berbagai pihak.

“Kenyataannya  memang masih banyak sekali produk-produk pertanian, peternakan dan yang lain didatangkan dari luar negeri. Hal ini tidak bisa dibiarkan karena kita kaya sumber daya, dan bisa membuat produk sendiri,”paparnya.

Melalui produksi dalam negeri ini, kata Rektor, dapat mengurangi ketergantungan impor berbagai produk yang dibutuhkan masyarakat. Karenanya upaya untuk melakukan produksi dalam negeri untuk produk-produk yang dibutuhkan masyarakat perlu didorong.