Mensesneg Pratikno Mantu, Wapres Jusuf Kalla Akan Datang

606

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Menteri Sekretaris Negara Prof Dr Pratikno, M Soc, Sc menikahkan putri sulungnya, Anisa Firdia Hanum (25) dengan Rino Febrian, putra Suryo Eko Wahyono dan Nanik Sutriana, Jumat (29/12/2017) pukul 08.00 WIB di Jogja Expo Center, Yogyakarta. Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan akan menghadiri acara pernikahan tersebut.

Pratikno dan besan pada kesempatan itu mengundang teman kerja  di Kabinet Kerja, termasuk mengundang Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Namun, tidak kalan penting, adalah  undangan untuk mantan kolega, mantan staf, mantan atasan, mantan tetangga, dan keluarga jauh, yang dulu sangat dikenal, tapi sudah beberapa tidak sempat disapa.

“Acara mantu ini kami gunakan untuk ajang bersilaturahmi dengan beliau-beliau. Sudah lama tidak kami sapa, yang mungkin merasa tidak akan kami sapa lagi,” ucap panitia pernikahan mengungkapkan pesan Pratikno yang disampaikan kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Dr Iva Ariani, Kamis (28/12/2017) di UGM.

Pratikno, lanjut panitia kepada Iva Ariani, merasa bahagia bisa menyapa mereka. Beberapa di antaranya adalah Tukiyo, pensiunan bagian Tata Usaha saat Pratikno sebagai CPNS, mantan guru les anak Pratikno sewaktu SD dan SMP, mantan pekerja rumah tangga, tukang pijat yang sudah sepuh, mantan tetangga kontrakan, dan lainnya.

Ninis – panggilan akrab Anisa Firdia Hanum – merupakan putri sulung pasangan Prof Dr Pratikno, M Soc, Sc dan Dra Ec Siti Faridah. Ninis dilahirkan di Surabaya dan menempuh masa kecil hingga S1-nya di Yogyakarta. Sedangkan Rino merupakan kelahiran Pekanbaru dan pertama kali menginjakkan kaki di Yogyakarta saat kuliah S1.

Ninis dan Rino sama-sama menyelesaikan kuliah S1 di UGM. Ninis adalah lulusan S1 jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM dan mengambil double degree di Perancis (ESCEM Poitiers). Rino adalah lulusan S1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik UGM tetapi masuk setahun lebih awal dari Ninis.

Pertemuan mereka pertama kali terjadi ketika berada dalam kepanitiaan sebuah konferensi di UGM (International Indonesia Forum) pada 2012. Kemudian mereka sempat tanpa kabar sampai akhirnya bertemu kembali pada awal 2016. [rts]