Bakamla Dorong Kolaborasi Antarlembaga Menjaga Laut

57

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Keamanan  laut dapat terwujud bila terjalin sinergisitas atau kolaborasi antarlembaga terkait, seperti TNI, Polri, Kementerian terkait penanganan wilayah kelautan dan transportasi (perhubungan), serta unsur terkait lainnya. Sementara itu, sinergi dapat terwujud jika masing-masing tidak menonjolkan ego.

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya Arie Soedewo, S.E., M.H menyampaikan  hal itu dalam Kongres Maritim II: Kedaulatan Maritim untuk Kesejahteraan Rakyat, Mengawal Implementasi Kebijakan Kelautan Indonesia, Sabtu (9/12/2017) di Balai Senat UGM, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta.

“Sinergi bisa terjalin karena kepercayaan atau trust. Kalau ingin menonjol sendiri-sendiri, sinergi tak bisa  terlaksana,” urai Arie yang mempresentasikan topik “Pertahanan, Keamanan, Penegakan Hukum, dan Keselamatan di Laut”.

Kongres Maritim II yang diselenggarakan Dewan Guru Besar UGM diikuti sedikitnya 300 peserta dari berbagai unsur profesi dan dinas/instansi pemerintah serta generasi muda [Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA]
Kongres Maritim II yang diselenggarakan Dewan Guru Besar UGM diikuti sedikitnya 300 peserta dari berbagai unsur profesi dan dinas/instansi pemerintah serta generasi muda [Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA]
Badan Keamanan Laut menurut Ari Soedewo, dalam memprioritaskan tugas pengawasan, mendorong antarkementerian berkolaborasi dalam upaya menjaga laut. Seperti yang telah dilakukan Kementerian Kelautan, kebijakan Menteri yang kontraversial menghasilkan reward dari dunia internasional.

“Kondisi keamanan laut selama ini baik karena aman itu berarti sudah ada kepastian hukum. Ada  keadilan. Kita juga mengutamakan pencegahan dengan sosialisasi dan diplomasi. Jangan cuma pengin nangkep thok,” tukasnya.

Sementara itu, harapan Ari dari Kongres Maritim II 2017 dapat membuka mata dan pemahaman masyarakat terhadap kebangkitan atau mengimplementasikan harapan Presiden Joko Widodo agar untuk mewujudkan negara Indonesia menjadi poros maritim dunia. [rts]